Peresmian Kantor KKKS di Sumenep Digantung

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TIDAK JELAS: Peresmian kantor bersama KKKS di Sumenep masih belum ada kejelasan.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Kantor bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hingga saat ini masih belum diresmikan. Keberadaan kantor tersebut mendapat sorotan dari sejumlah kalangan, hal itu mengingat saat ini legalitasnya masih belum jelas.

Humas Perusahaan Daerah (PD) Sumekar Adi Pranoto mengatakan, tidak bisa berbuat banyak soal peresmian kantor bersama KKKS. Pihaknya hanya sebagai fasilitator. Sehingga semua kebijakan pengelolaan maupun lainnya sudah ada manajemen khusus.

“Saat ini masih belum ada kabar, kapan akan diresmikan serta di-launching, ya menunggu saja,” ucap dia.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi mengakui, kantor bersama KKKS masih belum diresmikan. Pihaknya sudah mempersiapkan peresmian, namun masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah.

”Pemkab belum ada waktu. Tinggal menunggu waktu dari pemkab alias Bupati Sumenep, setelah itu selesai,” kata dia.

Dilanjutkan, yang akan menempati kantor tersebut adalah PT Energi Mineral Langgeng (EML), Kangean Energy Indonesia (KEI), Husky CNOOC Madura Limited (HCML), Medco. Namun, yang hanya aktif di KKKS hanya tiga perusahaan. Sebab, satu perusahaan tidak berproduksi, yakni EML.

“Semoga cepat diresmikan dan dapat dilaunching,” tutur dia.

Menurut dia, jika sudah diresmikan, maka informasi tentang migas terhadap masyarakat Sumenep akan lebih mudah. Namun itu semua, lanjut dia, tinggal bagaimana pemerintah daerah untuk menyikapi persoalan peresmian kantor tersebut.

“Kalau sudah resmi, masing-masing perusahaan dapat bisa tinggal di tempat itu. Selama ini tidak ada kantor bersama. Padahal penting untuk keberlangsungan migas,” bebernya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.