Pergantian Ketua Fraksi Demokrat Salahi Tatib?


Pergantian Ketua Fraksi Demokrat Salahi Tatib?
(DOK. FAUZI AS) Dewan Eksekutif (DE) DPC Demokrat saat berbincang dengan Ahmad Jazuli.

KM.ID | SUMENEP -- Pergantian Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumenep bermula dari usulan dari pengurus harian. Dari usulan tersebut disusul melalui rapat pleno oleh pengurus harian DPC Demokrat Sumenep.

Sebagaimana hasil pleno, jika posisi Ahmad Jazuli sebagai ketua fraksi diganti oleh Akhmad Zainurrahman.

“Berdasarkan hasil rapat pleno, bukan semata-mata diambil oleh ketua DPC. Sehingga apapun keputusan partai, anggota fraksi diminta dan harus ikut tunduk dan patuh kepada keputusan partai,” jelas Dewan Eksekutif (DE) DPC Demokrat Sumenep Fauzi AS.

Sementara itu, Ahmad Jazuli mengaku, jika dirinya dan anggota fraksi lainnya tidak pernah dilibatkan dalam proses pergantian Ketua Fraksi Demokrat.

“Jangankan dilibatkan, rapat dan urun rembuk saja di fraksi tidak pernah. Kalau tidak percaya, silakan tanyakan ke anggota Fraksi Demokrat,” katanya.

Padahal, sebagaimana diatur tata tertib DPRD Sumenep disebutkan pada Pasal 151 Ayat (1) Tatib Nomor 1 Tahun 2020, bahwa ‘pimpinan fraksi mulai dari ketua, wakil ketua, dan sekretaris dipilih dari dan oleh anggota fraksi’.

Jika dilihat dari prosesnya, termasuk pengakuan DE DPC Demokrat Sumenep dan Ahmad Jazuli, bahwa pergantian Ketua Fraksi Demokrat hanya berdasarkan hasil pleno internal partai.

Sehingga dengan kata lain, proses pergantian Ketua Fraksi Demokrat tidak mengikuti mekanisme yang tertuang dalam Tatip DPRD Sumenep.

Kendati demikian, Ahmad Jazuli menyebutkan, jika apapun keputusan partai diterima oleh dirinya. Walaupun hal itu dilakukan dengan cara tidak baik.

“Saya tetap tunduk dan patuh terhadap keputusan partai, apapun itu,” tegasnya.

Reporter: KM7

Redaktur: Fathor Rahman