Pergi ke Pasar Tradisional di Sampang Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) DIPERKETAT: Semua pengunjung pasar tradisional di Sampang, harus menunjukkan kartu vaksin kepada Satgas Covid-19. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Tidak hanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang mengakibatkan sepinya pengunjung pasar. Akan tetapi, pemerintah juga mewajibkan pengunjung menunjukkan sertifikat vaksin. Hal itu sebagai bentuk langkah pembatasan ketat di pasar untuk menjalankan amanah dari pemerintah pusat.

Untuk sementara, persyaratan sertifikat vaksin hanya dilakukan di Pasar Srimangunan. Selanjutnya, akan dilakukan di beberapa pasar tradisional lainnya. Tindakan  itu, akan dilakukan selama berlangsungnya PPKM darurat. Yakni sejak tanggal 3 – 20 Juli 2021. Sehingga, pasar bisa terawasi dengan optimal dari sebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Pasar adalah tempat yang menjadi atensi khusus dalam menerapkan PPKM darurat. Sehingga, semua pasar tradisional akan diberlakukan sama,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, Pasar Srimangunan menjadi percontohan untuk pasar lainnya. Setiap hari, ada petugas Satgas Covid yang beroperasi di pasar yang nantinya bertugas mengecek kelengkapan sertifikat vaksin bagi pengunjung. Penunjukan vaksin itu, tidak hanya untuk pengunjung. Akan tetapi,  bagi semua warga yang beraktivitas di pasar tradisional.

“Mulai dari pedagang, pengunjung hingga sopir angkutan di area pasar. Karena ini percontohan, maka harus benar benar steril. Siapapun yang beraktifitas, wajib menunjukkan sertifikat vaksin,” ucapnya.

Disinggung mengenai warga yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin?. Pihaknya mengaku, pemerintah sudah menyiapkan solusi. Yakni, siapapun yang tidak menunjukkan sertifikasi harus melakukan vaksinasi di lokasi. Bahkan, kepatuhan penggunaan protokol kesehatan (protkes) juga akan diawasi ketat.

“Pengunjung wajib bermasker, bila tidak memakai akan langsung di swab antigen di lokasi,” tukasnya. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *