Perhatikan 400 Lansia, Pemkab Pamekasan Bakal Libatkan Ormas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BANTU LANSIA: Kepala Dinsos Pamekasan Moch. Tarsun saat mempresentasikan bantuan untuk lansia sebatang kara di hadapan Bupati Pamekasan Baddut Tamam.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Bantuan untuk orang lanjut usia (lansia) sebatang kara yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus disiapkan. Saat ini, Pemkab Pamekasan tengah memantapkan mengenai kriteria penerima manfaat (PM).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Moch. Tarsun menjelaskan, jumlah lansia yang bakal mendapatkan bantuan berupa makanan yaitu sebanyak 400 orang. Jumlah PM itu menurutnya masih tergolong sedikit. Selain karena data yang belum lengkap, anggaran yang disediakan memang terbatas.

Bacaan Lainnya

Anggaran yang disiapkan sebesar Rp4 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun jumlah tersebut masih bisa bertambah sesuai perkembangan data. Jika terdapat penambahan jumlah PM maka pihaknya akan menambah anggaran pada perubahan APBD 2021.

Selain itu, kriteria lansia juga masih dimantapkan . Sebab ada dua opsi kriteria usia lansia yang bakal mendapatkan bantuan, yaitu usia 60 tahun dan 70 tahun. Menurutnya, bantuan ini akan menjadi wadah bagi sejumlah dermawan untuk ikut berpartisipasi dalam program ini.

Pihak yang diharapkan ikut bergabung dalam program ini yaitu sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) melalui dana corporate social responsibility (CSR) yang setiap tahun dikeluarkan.

“Kami akan surati secara resmi mereka nanti,” ungkapnya.

Proses distribusi bantuan tersebut akan dilakukan secara delivery atau diantarkan ke lokasi PM. Pihaknya berencana akan mengajak organisasi masyarakat (ormas) untuk menjadi pihak ketiga dalam program ini. Ormas yang diproyeksikan dapat dijadikan mitra yaitu yang memiliki jaringan kuat ke bawah seperti Nahdlatul Ulama.

Namun pemilihan ormas sebagai pihak ketiga akan dilakukan tim serta dipilih  dilakukan secara objektif dan dinilai memiliki kompetensi dalam hal makanan dan minuman (mamin) seperti organisasi Muslimat jika di Nahdlatul Ulama.

“Tapi itu contoh. Nanti akan kami pilih secara objektif dan kompeten di bidang mamin,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin menyambut baik program baru tersebut. Menurutnya, program itu sebagai bukti kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terhadap lansia sebatang kara.

Dia berharap, pemkab dapat memaksimalkan program ini dengan memastikan jumlah lansia yang bakal mendapat bantuan ini dengan akurasi data yang terjamin tepat sasaran. Selain itu di Pamekasan cukup memang cukup banyak lansia sebatang kara yang perlu perhatian pemerintah.

“Sebagai bukti kepedulian Pemkab Pamekasan kepada seluruh elemen masyarakat Pamekasan, terutama yang sudah tidak dapat beraktivitas kembali,” ujarnya. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *