oleh

Peringati HBA ke-60, Kejari Sumenep Komitmen Usut Tuntas Kasus-Kasus Korupsi

Kabarmadura.id/Sumenep-Dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, banyak kegiatan yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, antara lain kegiatan bakti sosial dan ziarah  ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Sumenep.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Djamaluddin mengatakan, kegiatan bakti sosial serentak dalam rangka memperingati HBA ke-60, telah dilaksanakan pada Selasa, 15 Juli 2020. Sasarannya pada panti asuhan dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kami lakukan dengan mendatangi panti dan purna-purna atau pensiunan yang pernah mengabdi di kejaksaan Sumenep,” katanya, Rabu (22/7/2020).

Selain itu mengadakan seminar daring dari Jakarta, seperti lomba hasta karya dan jenis kegiatan sosial lainnya, termasuk mendatangkan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) tahun 2020 yang dilaksanakan via video conference di aula Kantor Kejaksaan Sumenep.

“Kami mengadakan serentak se-Indonesia termasuk Kejari Sumenep,” paparnya.

Rentetan kegiatan itu dilakanakan sepekan penuh atau mulai Selasa, 15 Juli 2020 hingga hari puncaknya pada Rabu (22/7/2020). Harapannya, Kejari Sumenep tetap berkomitmen serius dalam penanganan perkara.

Sejatinya, peringatan HBA ke-60 di Sumenep akan mengadakan sejumlah kompetisi olahraga, salah satunya bulu tangkis dengan peserta seluruh perwakilan organsasi perangkat daerah (OPD) se-Sumenep. Namun terjadinya wabah Covid-19 ini, rencana untuk menumbuhkan kekeluarhaan antarlembaga di Sumenep itu dibatalkan.

“Jalinan yang kuat akan memperkokoh dan pekuat persoalan apapun persoalannya,” katanya.

Namun pada puncak peringatannya, menggelar kegiatan ramah tamah setelah mengadakan upacara peringatan HBA ke-60 di halaman kantor Kejari Sumenep.

“Walau bagaimanapun internal kejaksaan harus benar-benar solid,” tukasnya.

Dia berharap, di usia Korps Adyaksa yang ke-60 tahun ini, semakin dewasa dalam menyelesaikan persoalan, terus bergerak dan berkarya.

“Kami juga akan segera menuntaskan kasus yang saat ini belum selesai, misalnya dua perkara koripsi, salah satunya dugaan penyalahgunaan rekening kas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Ambunten,” pungkasnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed