Peringati HGN ke-27, Disdikbud Pamekasan Persembahkan 84 Buku Karya Guru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PROSPEK: Pemkab Pamekasan bersiap berpredikat Kabupaten Literasi di tahun 2022, salah satu program penguatnya adalah digagasnya program Sagu Sabu.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk menjadi Kabupaten Literasi, terus dipersiapkan. Salah satunya nampak di Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-27 yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, diluncurkan 84 karya buku guru yang melekat pada program Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan itu juga menyematkan predikat Bapak Literasi Pamekasan kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Terlebih, bupati yang biasa disapa Mas Tamam ini juga diketahui telah menerbitkan 1 buku hasil karyanya.

Hadir pada peringatan tersebut, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Fandi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan Prama Jaya, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pamekasan Jamil dan beberapa guru berprestasi di Pamekasan.

Menurut Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini, peringatan HGN 27 dan hari ulang tahun PGRI ke-76, menjadi momentum yang luar biasa bagi semua guru Indonesia, karenanya perlu diapresiasi atas segala dedikasi, tugas dan peran edukasi kepada siswa.

Selain itu, berkat ikhtiar yang maksimalnya, guru adalah figur yang bisa menyiapkan pemimpin masa depan. Salah satu bentuk penyiapan itu, menguatkan literasi bagi siswa untuk kemajuan pendidikan di Pamekasan.

“Apresiasi ini juga diberikan oleh pemkab Pamekasan cukup banyak, sebagai kado yang paling indah bagi guru pada tahun 2021, melalui keputusan dan perintah bupati Pamekasan untuk memberikan kesejahteraan kepada guru-guru di Pamekasan, tidak ada satu pun guru di tingkat sekolah dasar bantuan insentif bulanan, seluruh guru honorer sudah diberikan honor tetap,” ungkap Akhmad Zaini, Kamis (25/11/2021).

Zaini menegaskan, atas semangat yang luar biasa dari guru dalam mendorong penguatan literasi di tingkat siswa, bahkan pada jajaran guru, pada tahun 2022, penyematan Kabupaten Literasi kepada Pamekasan akan terwujud, karena ikhtiar untuk menjadi Kabupaten Literasi sudah dimulai pada tahun 2018 lalu.

Tidak cukup itu, pada tahun 2021, sudah diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Literasi. Perbup itu dikuatkan lagi dengan regulasi yang mengamanatkan sebagian dana desa (DD) untuk mendanai perpustakaan desa.

“Alhamdulillah, pada tahun 2021 hari ini, telah lahir 84 buku yang ditulis oleh teman-teman guru, dan hari ini di-launching bersama dengan media guru Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memastikan bahwa  urusan pendidikan adalah prioritas utama dalam membangun Pamekasan. Dia yakin, dari pendidikan akan lahir para pemimpin yang kredibel, amanah dan bertanggung jawab. Menurutnya, untuk bisa melihat  cerminan suatu bangsa di masa depan, bisa dilihat para generasi muda saat ini.

“Jangan bermain-main tentang pendidikan, siapa yang bermain-main, akan berdampak luar biasa, tidak hanya untuk perjalanan pendidikan itu sendiri, tetapi juga untuk perjalanan bangsa dan negara,”urainya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *