oleh

Perjalanan Beto Sebelum Bersama Madura United

KABARMADURA.ID – Sebelum membela Madura United, Alberto Goncalves pernah merumput bersama sejumlah klub, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dia dipercaya untuk membela klub asal Pulau Garam tersebut karena kemampuannya. Dia memiliki gaya bermain yang cukup  beda dengan pemain lainnya.

Salah satu ciri khas Beto, sapaan akrabnya, adalah saat melakukan dribbling. Pemain lawan pun kewalahan untuk mengejarnya, dan tidak jarang saat lolos dari kejaran lawan, ia mampu mencetak gol.

Sejak usia 7 tahun, Beto sering bermain bola karena tertarik pada temannya yang sedang bermain. Waktu itu, Beto sempat dilarang orang tuanya supaya tidak bermain bola.  Orang tuanya menganggap bermain sepak bola adalah hal berbahaya.

Namun karena keinginannya yang tinggi, dia tetap memaksa untuk tetap bermain bola dengan cara melompat dari jendela dan kabur bersama temannya. Saat tiba di rumah, dia dipukul ibunya lantaran memaksa. Karena ibunya sendiri melarang keras dia bermain bola.

Beda halnya dengan sang bapak yang penuh kegemarannya tersebut.  Dia mengatakan, bapaknya sangat senang dengan sepak bola. Karena mendapat dukungan dari bapaknya, akhirnya dia terus berlatih keras dengan harus mengayuh sepedanya sejauh 10 kilometer.

Tahun 1998 Beto mulai menata karirnya di klub Sport Belem U18. Berkat penampilan gemilangnya dalam bermain, akhirnya dia dikontrak klub Sport Belem senior. Klub  tersebut menjadi klub profesional pertamanya yang dibelanya.

Setelah bermain untuk Sport Belem, dia pindah ke Villa Rica pada tahun 2000. Pada tahun yang sama dia pindah ke Sao Raimondo hingga tahun 2001.  Waktu itu, memang dia sering berpindah-pindah klub. Karena sebelum bergabung bersama Tuna Luso, ia pernah tercatat membela berbagai klub.

Sementara itu, Beto Goncalves pertama kali merumput di Indonesia bersama Persipura Jayapura. Ia bergabung dengan Persipura pada tahun 2006 hingga 2010.

Hampir lima tahun dia membela Persipura. Setelah itu membela Persijap Jepara selama separuh musim. Setelah dari sana, akhirnya kembali lagi ke Persipura. Dia menjadi top skor bersama tim Mutiara Hitam itu.

Setelah beberapa tahun membela Persipura, Beto pindah ke Arema hingga tahun 2014. Selanjutnya, dia mulai bergeser ke Penang FA, salah satu klub di Malaysia. Setahun berada di Negeri Jiran , dia kemudian balik lagi ke Indonesia dan membela Sriwijaya FC sampai tahun 2018. Di klub yang bermarkas di Palembang itu, dia berhasil menjadi top skor. Pada tahun sama, dia  menjadi pemain naturalisasi dan membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia U23  pada ajang Asian Games.

Setelah dari Sriwijaya FC, dia pindah ke Madura United tahun 2019 hingga sekarang. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini sudah hampir tiga tahun membela membela Laskar Sape Kerrab. (km61/maf)

Komentar

News Feed