Perjuangan Terhenti, Pelatih Persepam Akui Timnya Lemah karena Persiapan Singkat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) BALIK KANDANG: Skuad Persepam harus menghentikan perjuangan di Liga 3 pasca kalah 0-1 dari Persepon Ponorogo pada (30/11/2021) lalu.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Kekalahan Persepam Pamekasan atas Persepon Ponorogo pada 30 November 2021 lalu, sudah disimpulkan kelemahannya. Pelatih Persepam Moh. Romli Efendy mengakui, kekalahan di pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik itu karena minimnya persiapan.

Pada pertandingan peserta kompetisi  Liga 3 Provinsi Jawa Timur itu, Persepam dipaksa  harus mengakui keunggulan Persepon Ponorogo dengan skor 0-1. Karena kekalahannya itu, Persepam harus tanggal di babak 32 besar.

Bacaan Lainnya

Mantan pelatih Madura FC itu mengungkapkan, persiapan Persepam hanya sekitar dua bulan sebelum Liga 3 dimulai.

“Pastinya ini berawal dari persiapan kami yang kurang maksimal. Karena kurang lebih hanya dua bulan. Itu pun seleksi berjalan. Kalau ada yang kurang berkembang, kami ganti,” ungkap Romli.

Menurut Romli, sejak awal, konsentrasi pembinaan terpecah oleh dua agenda, yaitu persiapan Persepam menghadapi Liga 3 dan persiapan pemain Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Atas hal itu, dia berencana akan melakukan penyesuaian pemain di tubuh Persepam.

Beberapa pemain Porprov akan dimasukkan ke Persepam menggantikan beberapa pemain yang sudah senior. Sebab, diketahui, beberapa pemain Persepam telah berumur di atas 22 tahun. Bahkan, penjaga gawang Ananda Bachtiar telah berusia 26 tahun. Mereka akan digolongkan ke senior.

“Karena kita kemarin tidak melakukan seleksi terbuka, jadi langsung comot saja,” tambah Romli.

Kendati begitu, dia mengaku tidak bisa bicara banyak untuk persiapan Persepam selanjutnya. Karena masa kontraknya dengan Persepam sudah habis pasca pertandingan melawan Persepon Ponorogo. Sampai saat ini belum ada wacana perpanjangan kontrak pelatih dari manajemen Persepam.

“Saya tidak bisa bicara banyak, takutnya saya tidak diperpanjang. Takutnya manajemen mencari pelatih baru untuk tahun depan,” pungkas Romli.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *