Perketat Pengawasan Realisasi Hibah Sapi di Sampang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ FATHOR RAHMAN)

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang menambah anggaran pengadaan hibah sapi. Sehingga,  pengadaan yang dilakukan pihak ketiga harus diperketat. Dengan demikian, program pengadaan hewan ternak sesuai dengan ketentuan dan berkualitas. Mulai dari segi fisik sapi maupun kesehatan sapi.

Sebab, program itu dilakukan untuk membantu kelompok tani (poktan) dalam mengelola ternak sapi. Bahkan, instansi terkait wajib mendampingi realisasi dari adanya program tersebut. Terutama, mengenai ketentuan bentuk dan jenis sapi. Sehingga, program tersebut bermanfaat. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Sampang Agus Khusnul Yaqin, Minggu (13/6/2021).

Bacaan Lainnya

“Dalam proses pengadaan harus ada pendampingan untuk menghindari pengadaan yang asal-asalan. Karena tidak sekadar sapi dibeli dan diberikan kepada poktan. Namun ketentuan wajib ditaati,” ucapnya.

Dikatakan, Disperta-KP wajib memeriksa semua kesehatan sapi. Sebab, hal itu mempengaruhi suksesnya program peternakan sapi di Sampang. Bila perlu, menetapkan spesifikasi sapi yang harus dibeli oleh pihak ketiga. Baik dari tinggi sapi, bentuk dan jenis sapi sudah dipastikan. Termasuk, semua aspek kesehatan sapi. “Hal itu harus dipenuhi oleh penyedia barang,” paparnya.

Termasuk juga ketentuan harga yang layak. Sebab, tidak menutup kemungkinan sapi tidak sehat. Akibatnya, berpotensi meninggal setelah diserahkan kepada poktan. “Kami berharap siapapun penyedia barangnya nanti, harus kooperatif. Sebab, pengadaan ini adalah barang bernyawa. Sehingga faktor kesehatan menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispertan-KP Sampang Hendra Gunawan berjanji, akan tetap melakukan pengawasan pada pengadaan tersebut. Mulai dari harga, kualitas, hingga ukuran sapi. “Tinggi sapi tidak boleh kurang dari 145 cm. Sementara soal kesehatan sudah pasti kami pantau sebelum diberikan kepada poktan,” responnya.

Tahun ini, sebanyak 62 ekor sapi akan dihibahkan kepada tujuh poktan. Jumlah itu, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 40 ekor sapi. Sebelumnya, hanya empat poktan yang menerima bantuan. (man/ito)

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *