Perlu Anggaran Darurat untuk Nelayan di Bangkalan

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Minimnya anggaran untuk melakukan patroli mulai menjadi pembahasan di internal Polair Polres Bangkalan. Terutama dana untuk pembelian bahan bakar perahu bot yang digunakan untuk melakukan pengawasan di tengah laut. Apalagi, konflik penggunaan trawl kian mengancam kesejahteraan masyarakat nelayan.

Sehingga hasil tangkap ikan menurun, nantinya akan banyak nelayan yang kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun salah satu  upaya yang akan dilakukan petugas agar tetap eksis melakukan pengawasan, yakni menerapkan sistem patroli baru. Hal ini diungkapkan anggota Polair Polres Bangkalan Bripka Mulyadi,  Rabu (24/11/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, cara patroli baru yang dimaksud bisa melalui darat dan ikut bersama nelayan lokal. Hanya saja, rentan beresiko jika nelayan bersama aparat. Sehingga perlu adanya dukungan pantauan dari Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamladu) dan nelayan sekitar.

“Kita salah nanti, jika kemudian tanpa seragam lalu mau melakukan teguran,” ujarnya.

Pihaknya mengusulkan, agar nelayan mengajukan pendanaan untuk dana darurat nelayan. Dana tersebut nanti akan digunakan untuk patroli pada saat mendesak atau terjadi perahu kandas dan semacamnya. “Kami usulkan ini, agar meminta anggaran. Setidaknya mampu melakukan langkah antisipasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Bangkalan Mohammad Zaini mengatakan, kondisi pendanaan di instansinya sudah berada di ujung tanduk. Sebab anggaran 2021 sudah tidak ada lagi yang bisa direalisasikan. “Kalau mau diadakan tahun ini, mungkin belum bisa. Karena sudah akhir tahun,” responnya.

Tetapi jika untuk anggaran tahun 2022, pihaknya akan mengupayakan untuk bisa disediakan.  Seharusnya pemkab juga punya bantuan perahu sendiri, agar bisa melakukan langkah pencegahan untuk menghalau perahu trawl milik nelayan luar daerah. “Tahun depan doakan saja, semoga bisa disetujui, mengingat ini juga penting untuk kesejahteraan masyarakat,” responnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *