Perluasan Lahan Perpusda Butuh Rp10 M

  • Whatsapp
RAJIN: Mahasiswa sibuk membaca buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep di Jalan KH. Sajad Nomor 2 Bangselok

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sarana dan prasarana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sumenep, masih belum memadai lantaran lahan yang dimiliki masih sangat terbatas. Oleh karenanya, pihak DPK merencanakan untuk melakukan perluasan lahan perpustakaan daerah (perpusa), agar menjadi perpustakaan yang ideal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala DPK Kabupaten Sumenep Ach. Masuni. Dirinya menyampaikan, ketersedian lahan serta sarana dan prasarana perpusda saat ini masih belum memadai. Dengan demikian, dirinya bakal mengajukan perluasan lahan sekitar satu hingga tiga hektar kepada Bupati Sumenep, untuk memenuhi kebutuhan peningkatan fasilitas perpusda.

“Kantor perpusda kurang lebar, sehingga butuh tambahan lahan yang nantinya akan dibuat inovasi sebagai ruang diskusi dan kebutuhan lainnya,” katanya Kamis (3/10)

Dijelaskan Masuni (sapaan akrabnya), rencana pengajuan penambahan luasan lahan pada bupati itu, bertujuan untuk memenuhi standarisasi perpustakaan secara nasional, baik standarisasi buku, standarisasi tempat, standarisasi koleksi buku, standarisasi tentang tata kelola.

“Saat ini masih dirancang dalam satu kajian sebelum berbentuk proposal nantinya,” paparnya.

Masuni melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan tambahan lahan itu, dirinya akan mengajukan tambahan dana senilai Rp10 miliar. Dana itu nantinya akan digunanakan untuk pengembangan perpusda secara umum.

Dengan demikian, nantinya masyarakat mendapatkan pelayanan yang prima dan Sumber Daya Manusia (SDM) juga memadai. Terlebih, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007, yakni, pemerintah daerah wajib melaksanakan layanan perpustakaan sampai ke desa terpencil.

“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca. Tapi juga untuk kegiatan literasi, diskusi, dan sebagainya nantinya bakal kami lakukan,” tukas dia

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Dulsiam mengutarakan, pengadaan lahan perpuda memang penting untuk dilakukan. Namun, semua pengajuan itu tidak bisa terpenuhi secara penuh. Sebab, masih banyak kebutuhan anggaran yang masih belum diadakan. Meski demikian, pihaknya juga mendukung atas ide-ide kreatif dari para pengelola perpusda yang dimaksud.

“Kami juga mendukung dan semoga perluasan lahan bakal terpenuhi,” ujarnya.

Dulsiam menyampaikan, jika kegiatan bernilai positif pada masyarakat pada umumnya pemerintah akan mendukung, tetapi, dukungan tersebut disesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Ide ideal itu bagus semoga pengajuan dapat terpenuhi semua,” pungkasnya. (imd/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *