oleh

Perluasan Lahan Terintegrasi Garam Masih Menunggu Rekomendasi

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Perluasan lahan garam terintegrasi sampai saat ini masih belum selesai. Alasannya, masih menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Budidaya, Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Muzanni menyampaikan, sampai saat ini belum turun. Ia tidak bisa memastikan kapan turunnya surat rekomendasi tersebut. Karenanya, bila sudah memasuki musim garam sedangkan surat rekomendasi belum turun, maka ia mempersilakan masyarakat untuk menggarap lahan yang dimiliki

Dijelaskan Muzanni, untuk lahan yang mulai digarap di tahun 2019 ini adalah di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu. Proses sambil jalan sembari menunggu kelengkapan dalam minggu ini, kemudian nanti mulai bergerak.

“Untuk mengantisipasi itu nanti tidak bisa, maka dicari jalan alternatif, yaitu di Desa Polagan, Kecamatan Pademawu,” paparnya.

Untuk diketahui, produksi garam pada tahun 2018 meningkat lantaran optimalisasi lahan terintegrasi. Sehingga di tahun 2019 kemungkinan besar akan mengalami peningkatan produksi dari tahun sebelumnya. “Semoga semakin meningkat,” tukasnya.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, hasil produksi usaha garam rakyat di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2018 sebanyak 140,39 ton per hektar. Sedangkan lahan yang sudah terintegrasi mencapai hampir 200 ton per hektar. Luas lahan terintegrasi pada 2019 seluas 80 hektare.

Sebelumnya, Anggota koimisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno menyampaikan, sebelum merealisasikan program lahan garam terintegritasi, pemerintah harus memastikan tidak ada persoalan tentang lahan-lahan garam di kemudian hari.

“Seluruh proses perizinan, rekomendasi hingga kesediaan pemilik lahan untuk ditempati program tersebut harus dipastikan sejak awal,” tukasnya.

Menurutnya, Jika tidak demikian, pihkanya khawatir di kemudian hari ada persoalan yang akan menghambat program tersebut.

“Semoga lahan terintegrasi garam dapat dimaksimalkan,” pungkasnya. (km45/pai)

Komentar

News Feed