Permintaan Darah di Pamekasan Meningkat Dibandingkan Masa Covid-19

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Permintaan dan produksi darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan mengalami peningkatan dibanding masa pandemi Covid-19. Sebelumnya, permintaan darah ataupun produksi darah yang tersedia hanya berkisar ratusan kantong. Namun, saat ini, permintaan darah itu meningkat hingga mencapai ribuan kantong.

Namun, Kepala UDD PMI Pamekasan dr. Achmad Syafirullah mengatakan, ketersediaan stok darah di Pamekasan terbilang aman. Sebab, produksi darah di lembaganya itu juga terus berjalan.

“Ketika pandemi hanya sekitar 500 hingga 600 kantong. Tapi pasca pandemi, bisa sampai seribu lebih. Seberapa pun darah yang diproduksi, akan habis. Karena permintaan juga banyak, seperti melahirkan, korban kecelakaan, dan penyakit lainnya,” terangnya kepada Kabar Madura, Minggu (3/9/2023).

Baca Juga:  Dinkes Sampang Perkuat Hubungan Emosional Kader Posyandu melalui Jambore

Akan tetapi, dia mengungkapkan, meskipun ketersediaan darah masih terbilang aman, tetap dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat dalam program donor darah.

Kemudian Achmad mengklaim, darah yang berpotensi kadaluarsa sangat kecil. Pasalnya, permintaan darah terus ada setiap harinya. Sehingga darah yang tersedia tidak overload. Kata Achmad, darah-darah yang telah diambil dari pendonor, dilakukan uji lab terlebih dahulu. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kualitas darah yang akan didonorkan.

Achmad menjelaskan, dalam pengelolaan darah yang sudah tidak bisa digunakan langsung dimusnahkan secara medis yang dilakukan oleh pihak ketiga. Menurutnya, terdapat beberapa macam darah yang tidak bisa digunakan atau didonorkan, di antaranya adalah darah yang sudah kadaluarsa, rusak, dan yang sudah terinfeksi hingga menyebabkan kefatalan.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Tunggu Inisiatif Pemkab Buat Regulasi Cagar Budaya

“Jika sudah lebih dari 35 hari dari proses pengambilan, maka darah itu sudah kadaluarsa. Darah rusak, jika telah berubah warna. Terakhir, darah infeksius atau yang sudah terkena infeksi. Darah-darah itu langsung dimusnahkan secara medis melalui pihak ketiga,” jelasnya.

Diketahui, ketersediaan stok darah di UDD PMI Pamekasan per Minggu (3/9/2023), pukul 08.00 WIB, sebanyak 174 kantong. Rinciannya golongan darah A 69 kantong, golongan darah B 86 kantong, golongan darah O 13 kantong, dan golongan darah AB 6 kantong.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *