Permintaan Modal Rp145 Miliar PDAM Kembali Ditangguhkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) DIPENDING LAGI: Suasana rapat ketiga Bapemperda DPRD Pamekasan bersama Perumdam Tirta Jaya di ruang komisi IV DPRD Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan kembali menangguhkan usulan tentang perubahan modal dasar dalam Perda Nomor 1 Tahun 2020 untuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya.

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Pamekasan, Wardatus Sarifah menerangkan, rapat bersama Perumdam Tirta Jaya dan Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan kembali ditunda karena masih ada beberapa poin yang belum jelas dalam draft yang diusulkan oleh Perumdam Tirta Jaya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dalam draft rencana bisnis yang disampaikan oleh Perumdam Tirta Jaya, modal dasar yang diminta sebesar Rp145 miliar itu dibutuhkan untuk tahun 2020 hingga tahun 2023. Namun, pimpinan Perumdam Tirta Jaya menjelaskan, bahwa modal dasar itu akan digunakan hingga waktu yang tidak ditentukan.

Wardah mengaku akan mengagendakan rapat kembali bersama Perumdam Tirta Jaya hingga pembahasan ini benar-benar selesai. Namun, pihaknya meminta agar pihak eksekutif melakukan pembahasan lebih lanjut di internalnya. Sebab dia menilai, belum ada kesepahaman antara bagian hukum, bagian perekonomian dan Perumdam Tirta Jaya.

Wardah mengatakan, perubahan propemperda hanya tinggal menunggu selesainya usulan Perumdam Tirta Jaya. Setelah itu, pihaknya akan berkonsultasi dengan Biro Hukum Provinsi Jawa Timur untuk melanjutkan pembahasan perubahan propemperda tahun 2021. Sebab, sudah ada dua raperda yang masuk dalam perubahan propemperda tahun 2021.

“Kami akan agendakan rapat kembali sebelum kami konsultasi ke biro hukum,” pungkas Politisi Partai Nasdem itu.

Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Jaya Agus Bachtiar tidak berkenan memberi komentar terkait rapat bersama bapemperda itu. Namun, dia mengaku, bahwa tidak ada penangguhan, hanya saja masih perlu melakukan rapat kembali bersama bapemperda.

“Bukan dipending, bukan ditunda,” singkatnya. (ali/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *