Perolehan Medali Sumenep dan Pamekasan Merosot di Porprov Jatim 2023

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2023 sudah berakhir. Cabang olahraga (cabor) kontingen Sumenep terseok-seok. Bahkan hasilnya lebih buruk dari tahun sebelumnya. Tahun ini, capaian emasnya terendah di Madura. 

Kondisi itu mendapatkan respon dari anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep K. Sami’oeddin, Minggu (17/9/2023). 

Menurut politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep itu, dengan merosotnya prestasi di Porprov Jatim 2023, dia meminta segera ada evaluasi terhadap kinerja Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep. 

Apalagi, kata K. Sami’oeddin, dana yang digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun 2023 untuk membiayai kontingen porprov tersebut cukup tinggi.

“Kenapa bisa semakin merosot, ada apa. Makanya perlu dievaluasi dari semua hal baik dari dinas terkait dan KONI Sumenep,” kata dia. 

Menurutnya, target peringkat 20 besar yang digaungkan ketua KONI Sumenep usai dilantik ternyata tidak berhasil mensugesti hasil kinerjanya. Sebab, imbuh K. Sami’oeddin, dengan dinakhodai dia, ternyata hasilnya tidak lebih baik. 

Baca Juga:  KDRT Dominasi Penyebab Perceraian di Sumenep

“Bagaimana komitmennya, katanya ingin masuk 20 besar, tapi faktanya malah semakin tertinggal, terutama di Madura,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan mengakui hasil yang tidak lebih baik dari tahun sebelumnya itu. Menurutnya, alasan utamanya sebab waktunya terlalu mepet, sehingga persiapan tidak terlalu maksimal. 

“Kan pelaksanaan porprov sebelumnya baru terlaksana, maka itu salah satu faktornya,” kata mantan aktivis PMII itu. 

Selain itu, sebagai evaluasi, akan membenahi sarana prasarana (sarpras) yang dimiliki cabor. Terutama yang sudah menyumbangkan medali emas selama ini. 

“Maka itu butuh anggaran juga untuk melakukan pembenahan-pembenahan,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua KONI Sumenep Sutan Hadi Tjahyadi memilih bungkam ketika dimintai keterangan terkait hasil porprov tahun ini. Pesan Whatsapp yang dikirim Kabar Madura sejak hari Minggu pagi (17/9/2023) tidak dibalas. 

Sekadar diketahui, perolehan kontingen Sumenep tahun ini sebanyak 26 medali. Sejatinya lebih banyak dari porprov sebelumnya, namun di tahun ini raihan medali emasnya yang turun.

Pada Porprov Jatim 2023, kontingen Sumenep berada di peringkat 31 dengan raihan sebanyak  6 medali emas, 7 perak 13 perunggu. Sementara pada Porprov Jatim 2022, total raihan kontingen Sumenep sebanyak 25 medali, di antaranya 7 medali emas, 7 perak, dan 11 perunggu dan berada di peringkat 30. 

Baca Juga:  Bonus yang Dijanjikan untuk Atlet Sumenep Dipastikan Tidak Ada

Untuk perolehan tertinggi di Madura adalah Bangkalan, memperoleh 28 emas, 23 perak, dan 19 perunggu. Bahkah masuk 10 besar di Jatim. Pada Porprov Jatim 2022 lalu, Bangkalan berada di peringkat 14 dengan raihan 16 emas, 12 perak, dan 25 perunggu.

Kemudian kontingen Sampang di Porprov Jatim 2023 meraih 20 emas, 9 perak, dan, 22 perunggu dan berada di peringkat 27. Posisi Sampang masih lebih baik dibanding 2022 lalu. Saat Porprov 2022 justru berada di posisi buncit, yakni ranking 38 dari seluruh kontingen kabupaten/kota di Jawa Timur. Medali yang diperoleh 3 emas, 4 perak, dan 8 perunggu.

Kontingen Pamekasan berada di peringkat 24 dengan perolehan sebanyak 13 emas, 11 perak, dan 17 perunggu. Pada porprov sebelumnya, berada di peringkat 19 dengan raihan 12 emas, 13 perak, dan 15 perunggu.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *