oleh

Perpusda Pamekasan Tembus 600 Pengunjung Tiap Hari

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Minat baca di Kabupaten Pamekasan terbilang tinggi. Setidaknya, itu dibuktikan dari jumlah pengunjung Dinas Perpustakaan setempat yang tembus 600 pengunjung tiap harinya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Perpustakaan Akhmad Zaini, Rabu (13/3). Menurut Zaini, pengunjung perpustakaan didominasi mahasiswa dan mahasiswi.

“Setiap harinya kurang lebih 300 sampai 600 pengunjung. Itu didominasi para mahasiswa dan mahasiswi,” ungkap Zaini.

Sayangnya, para siswa-siswi tampak tidak begitu dominan yang ke perpustakaan.

“Untuk persentase semua data pengunjung, saya tidak hafal datanya. Nanti kami kasih tahu jika ada. Intinya pengunjung didominasi oleh mahasiswa dan mahasiswi,” ucapnya, Rabu (13/3).

Dijelaskan, dirinya akan segera membenahi dan evaluasi terkait rendahnya minat baca siswa maupun siswi. Sebab, selama ini masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan. Salah satunya pengunjung warga Pamekasan sendiri yang masih belum punya kartu perpustakaan.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan. Tapi, sejatinya semua pekerjaan butuh proses. Di antaranya perpustakaan menyediakan layanan perpustakaan keliling (perpusling) kepada sekolah,” ungkapnya.

Terpisah, Pustakawan Perpustakaan Pamekasan Kusairi menambahkan, lembaganya telah berupaya mengoptimalkan layanan perpusling. Itu untuk merangsang siswa agar suka membaca. Sebab, menurutnya, itu sangat penting untuk menanamkan pengetahuan kepada siswa. Apalagi, siswa sekarang lebih senang bermain handphone dan laptop yang kadang tidak bernilai pendidikan.

“Sejumlah siswa cukup antusias ketika perpusling datang ke sekolah. Banyak siswa yang meminjam buku. Bahkan, ada yang mau menyewanya. Ini mungkin salah satu pancingan bagi siswa dan siswi,” paparnya.

Dalam perpusling, pihaknya sengaja tidak melayani sewa buku karena berpindah-pindah tempat. Kalau ada siswa yang ingin menyewa buku, diarahkan untuk datang ke perpustakaan.

“Diharapkan dari kegiatan perpusling ini bisa menumbuhkan semngat membaca para siswa-siswi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV Apik mengutarakan, minat baca para siswa-siswi harus dioptimalkan. Itu mengingat pendidikan sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Perpustakaan Pamekasan harus bagus pengelolaannya, juga harus tertata rapi.

“Budaya membaca adalah salah satu tombak meraih kesuksesan masa depan,” tukasnya. (km45/nam)

Komentar

News Feed