Persatuan Pelestari Perkutut Tidak Sekedar Tunjukkan Eksistensi Hobi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SALMAN ALFARISI) TEGANG: Sejumlah burung perkutut saat ditampilkan dan dinilai lantunan suara merdunya oleh juri.

KABARMADURA.ID, Bangkalan  –  Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Bangkalan masih eksis dengan kegemaran klasik itu. Hobi atau kegemaran yang konon sudah ada sejak zaman kolonial ini, tidak lekang zaman. Selalu saja muncul penggemar baru dari lintas generasi.

Melalui Pengurus Kecamatan (Pengcam) P3SI Galis berkesempatan mengadakan latihan bersama (latber) seni suara alam burung perkutut yang dikemas dalam Latber New Normal yang dilaksanakan di Desa Lantek Barat, Galis, Bangkalan, Minggu (18/10/2020).

Bacaan Lainnya

Acara itu diprakarsai oleh Haji Zaini, tokoh yang berpengaruh besar di Desa Lantek Barat.

Salah seorang anggota P3SI Pengcam Galis Nur Yaqin sekaligus panitia acara mengatakan, latber itu tidak hanya diikuti oleh para pencinta burung perkutut di Bangkalan, namun diikuti dari berbagai kota di Jawa Timur bahkan dari Jawa Barat dan Jawa Tengah.

” Hampir semua blok penuh, kurang lebih 210 peserta,” katanya.

Latber tersebut rutin diadakan setiap bulan, namun tempat dan panitianya berubah sesuai dengan pengcam masing-masing.

“Pengurus daerah P3SI Bangkalan atas nama Pengcam Galis, kebetulan hari ini kebagian kami yang mengadakan latber. Mayoritas kecamatan di Bangkalan ikut semua,” jelas pria dengan sapaan Abi ini, Minggu (18/10/2020).

Tujuan latber itu agar lebih mengeratkan hubungan antar pencinta burung perkutut, baik dari Bangkalan maupun dari luar Bangkalan.

“Mudah-mudahan lebih meningkatkan hubungan baik antar pencinta burung perkutut, khususnya di Bangkalan,” tambah Abi.

Diketahui, kategori latber ada 4 kelas. Yang pertama kelas hanging, kelas dewasa junior, kelas dewasa senior dan kelas bebas. (km56/waw)

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *