oleh

PersediaanTerbatas, Rumah Sakit Kembali Terancam Kekurangan APD

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pasien terinfeksi Covid-19 di Bangkalan semakin meningkat. Hingga saat ini sudah ada 24 yang dinyatakan terinfeksi. Sedangkan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang. Untuk pasien yang dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan, hingga kini masih mencapai 18 orang.

Tentunya, hal ini beban rumah sakit dan tenaga medis akan semakin berat. Bahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiyani memaparkan, setiap harinya rumah sakit memerlukan kurang lebihnya 200 alat pelindung diri (APD).

“Kami bisa membutuhkan 200 APD per hari. Kalau di ruang isolasi 50 APD per hari,” paparnya, Senin (18/5/2020).

Dengan keterbatasan APD yang dimiliki dan penggunaannya yang cukup tinggi serta dana yang terbatas, pihaknya mengaku, setiap 2 minggu sekali harus membeli APD baru.

Dia menjelaskan, kebutuhan sebanyak 200 APD tersebut, tersebar di ruangan rumah sakit termasuk UGD. Sehingga, karena keterbatasan APD itu, penggunaan APD hanya diprioritaskan di ruang isolasi pasien.

“Pemakain APD sendiri kami terapkan per shift, sedangkan per shift dijaga oleh perawat selama 7 jam,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengatakan, untuk ketersedian APD di luar rumah sakit, seperti puskesmas, saat ini sudah tercukupi. Setidaknya, masing-masing puskesmas ada sekitar 200 sampai dengan 300 APD.

“Sesuai kondisi, yang jelas persediaan APD masih cukup. Cukup sampai 2 bulan ke depan,” tukasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed