Persiapan Angkat Besi dan Angkat Berat Jatim Capai 90 Persen

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | BATU – Persiapan atlet-atlet angkat besi dan angkat berat Jawa Timur menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 sudah mencapai 90 persen. Hal tersebut diungkap Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jawa Timur Jeffry Tagore dan Ketua Umum Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Jawa Timur Hirawan Halimana.

Penilaian tersebut diungkap keduanya usai menggelar tes prestasi untuk atlet-atlet angkat besi dan angkat berat yang akan membawa nama Jawa Timur di PON Papua mendatang. Tes prestasi tersebut digelar di Kota Batu, Sabtu (7/8), diikuti oleh seluruh atlet yang akan dikirim ke Papua.

”Persiapan angkat berat sudah mencapai 90 persen. Masih ada waktu dua bulan lagi untuk meningkatkan kemampuan anak-anak, terutama teknik angkatan. Harapannya mereka mencapai peak performance saat di Papua nanti,” ungkap Hirawan melalui pesan singkat.

PABERSI Jawa Timur menargetkan satu emas di perhelatan PON Papua nanti. Keping medali emas tersebut digadang dari Sulthon Mahmudi (kelas 93 kg putra). ”Semoga mereka bisa memenuhi target emas ini!” harapnya.

Hal senada diucap Jeffry Tagore. Menurutnya, kesiapan atlet-atlet angkat besi Jawa Timur juga sudah berada di level 90 persen. Ia menambahkan, waktu tersisa akan dioptimalkan untuk menambal kekurangan-kekurangan anak didiknya sebelum tampil di PON Papua.

”Hasil tes prestasi sudah cukup bagus. Terbukti adanya tiga atlet yang berhasil memenuhi target angkatan dari tim pelatih. Namun untuk mengamankan medali emas PON, masih harus ditingkatkan lagi dalam waktu sebulan ke depan ini,” papar Jeffry.

”Fokusnya ada pembenahan dalam sektor mental bertanding bagi atlet muda dan fokus pada basic power pada atlet senior serta pemantapan pada teknik angkatan,” imbuh mantan atlet angkat besi Jawa Timur ini.

Tiga medali emas menjadi target kontingen Jawa Timur di PON Papua mendatang dari cabang olahraga angkat besi. Target tersebut dibebankan kepada Eko Yuli Irawan (kelas 61 kg putra), M. Reynaldi Saenal (kelas 109 kg putra) dan Maria Claudia (kelas 64 kg putri).

Jeffry dan Hirawan mengungkap akan ada bonus dari Pengprov PABSI dan PABERSI Jawa Timur bagi atlet yang mendulang medali emas di PON Papua nanti. Namun keduanya belum berani mengungkap nominal yang akan dihadiahkan.

”Reward dari Pengprov (PABSI Jawa Timur, red) khusus hanya untuk peraih medali emas saja,” pungkas Jeffry. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *