Persoalan Kata “Saya” dalam Jurnalisme

  • Whatsapp
Jurnalisme Sastra: Janet Steel saat memberikan sertifikat jurnalisme sastrawi kepada jurnalis Kabar Madura.

Kabarmadura.id/JAKARTA-Forum kursus Jurnalisme Sastrawi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pantau di Apartemen Permata Senayan, Jakarta Pusat, mendiskusikan penggunaan kata “saya” dalam jurnalisme, Jumat  (26/7/2019).

Materi itu diampu oleh Janet E. Steele, profesor  Jurnalisme  School  of Media and Public Affairs, George Washington University, Washington DC. Materi itu juga menandai berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut.

Janet mengungkapkan, boleh menggunakan kata “saya” atau “aku” dalam sebuah tulisan, jurnalisme, meskipun umumnya di media di Indonesia tidak memperbolehkan hal itu dengan menggantikan kata “saya” dengan nama medianya.

“Kita selalu berpikir atau bertanya, apakah kata saya akan menjadikan lebih baik atau tidak,” jelasnya, Jum’at (26/7).

Tidak diperbolehkannya penggunakan kata saya dianggap untuk menjaga objektivitas pemberitaan, namun bagi Janet, itu kurang masuk akal, karena tidak mungkin seorang jurnalis mengilangkan sisi subjektifitasnya terhadap suatu pertistiwa.

Penulis selalu dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti agama, ideologi, lingkungan sosial, dan lain sebagainya.

Sebelumnya, Janet mengambil contoh sebuah tulisan yang berjudul “Dua Jam Bersama dengan Hasan Tiro” yang dimuat di sebuah media (nama media disamarkan, anggap saja namanya Anonim).

“Anonim (samaran) tidak kuliah di Universitas Indonesia, Anomin tidak bisa keluar lift, this is stupid,” ungkapnya.

Penggunakan kata “saya,” di satu sisi bisa dijadikan sebagai penguat tulisan, apalagi sang wartawan/jurnalis menjadi saksi mata terhadap sebuah kejadian yang diliputnya, peristiwa apa saja, kecelakan, misalnya.

Pengunaan kata “saya” dalam dunia jurnalisme internasional, ungkap Janet, tidak jarang digunakan. Sebagai peneliti dan pengamat media massa, ia merasa aneh dengan kebiasaan jurnalisme di Indoenesia yang rata-rata melarang penggunaan kata “saya” tersebut. (mad/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *