Pertamina Pastikan Kabar Penutupan SPBU Hoaks

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) HOAKS: Pertamina menegaskan, seluruh SPBU dan agen LPG tetap buka melayani kebutuhan masyarakat.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Beredarnya informasi penutupan seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) oleh pertamina dikonfirmasi sebagai berita bohong. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Tim Komunikasi Pertamina Mor V Pertamina Jabalinus Mohammad Ahad Rahedi.

“Hoaks itu. Kami tidak ada rencana ke situ,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Kabar penutupan seluruh SPBU oleh pertamina itu tersebar luas di sejumlah platform media sosial. Kabar yang beredar, pertamina akan menutup seluruh SPBU di Indonesia mulai tanggal 12 sampai dengan tanggal 17 Juli 2021.

Penutupan itu disebut sebagai dukungan pertamina terhadap keputusan pemerintah dalam memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Namun, Rahedi menegaskan, bahwa kabar itu hoaks.

Sebab menurutnya, dukungan pertamina terhadap program PPKM darurat hanya berupa pengetatan pemberlakuan protokol kesehatan (protkes) di layanan operasional SPBU. Protkes tersebut tidak hanya berupa memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetapi juga dengan memberlakukan pembayaran nontunai.

“Kami memastikan, seluruh SPBU dan agen LPG tetap buka untuk melayani kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin menilai, penutupan SPBU hanya akan semakin memberatkan masyarakat yang sudah banyak dibatasi dengan program PPKM darurat. Menurutnya, dengan mematuhi protkes yang ditetapkan sudah cukup tanpa menutup SPBU.

“Kalau masyarakat tidak bisa dapatkan BBM, maka akan buntu semua pergerakan ekonomi kita,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pamekasan itu bersyukur karena kabar penutupan SPBU itu hanya berita bohong. Dia meminta agar seluruh pengguna media sosial agar bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Sebab, jika tidak akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.

“Syukurlah kalau itu hoaks, kami juga tidak ingin begitu,” ucap pria yang karib disapa Kak Syafi’ itu. (ali/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *