oleh

Pertemuan DKR dan Dinkes Soal RS Nindhita Tolak Pasien Deadlock

KABARMADURA.ID, Sampang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mengundang Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Sampang untuk mengklarifikasi terkait kasus penolakan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di RS. Nindhita, Senin (12/10/2020).

Namun, pertemuan tersebut menjadi terbalik. Sebab, yang awalnya bertujuan menfasilitasi, malah peserta meminta ketegasan pihak dinkes untuk memberikan tindakan.

Koordinator Lapangan (Korlap) DKR Sampang Maushul Maulana menuturkan, kedatangannya untuk mengklarifikasi dinilai percuma. Sebab, di pertemuan tersebut tidak ada direktur RS. Nindhita.

Dia sangat menyayangkan, karena persoalan semakin tidak ada kejelasan. Sebab, Dinkes tidak memberi kepastian dan kejelasan kapan RS. Nindhita yang sudah bekerja sama dengan BPJS itu diberikan tindakan. Dinkes justru beralibi akan menfasilitasi pertemuan antara BPJS dan pihak RS. Nindhita.

“Kami datang ke sini itu diminta oleh dinas untuk mengklarifikasi, tetapi kami meminta ketegasan dari dinas soal kasus penolakan ini,” ungkapnya, Senin (12/10/2020).

Maushul juga mengancam, DKR akan kembali turun jalan jika kasus tersebut tetap tidak ada kejelasan. Dalam aksi yang masih direncanakan itu, pihaknya akan melibatkan elemen masyarakat lain yang peduli kesehatan masyarakat. Yang akan menjadi sasaran aksi adalah Dinkes Sampang, RS. Nindhita, BPJS dan instansi terkait.

“Dari Dinkes akan difasilitasi pada hari Rabu (14/10), tetapi jika ini tidak ada kejelasan, kami akan aksi turun jalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang, Agus Mulyadi menuturkan bahwa akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil pihak-pihak terkait.

“Kami akan menindaklanjuti berupa pemanggilan nanti,” singkatnya. (mal/waw)

Komentar

News Feed