Pertumbuhan Penduduk Meningkat, Wardah: Kesejahteraan Masyarakat Harus Merata

News22 views

KABAR MADURA | Pertumbuhan penduduk Pamekasan pada semester dua tahun 2023 mengalami peningkatan, yakni mencapai 882.837. Perbandingannya, dengan data konsolidasi bersih (DKB) penduduk semester satu tahun 2023 yang berada di angka 876.699 penduduk. Artinya, bertambah 6.138 penduduk.

Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan M. Alfin Nour mengatakan, bertambahnya penduduk dikarenakan faktor kelahiran dan pendatang baru.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Menruutnya, pendataan penduduk tersebut juga didukung dengan kesadaran masyarakat dalam mengurus data kependudukan. Mulai dari akta kelahiran, akta kematian, kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dokumen kepedundudukan lainnya.

“Terbanyak penduduknya ada di Kecamatan Pamekasan, mencapai 91.160, disusul Kecamtan Proppo sebanyak 90.976. Sementara paling sedikit penduduknya ada di Kecamtan Galis yang berjumlah 30.869 penduduk,” terangnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Pelantikan Akan Digelar Agustus 2023, Ini Tiga Kandidat Kepala Inspektorat Pamekasan 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah mengatakan, pertumbuhan penduduk yang meningkat itu harus diiringi dengan kesejahteraan sosial yang merata. Mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan dan lainnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kedepan harus memiliki program yang lebih inovatif dan memaksimalkan realisasi programnya. Seperti pengembangan skill melalui pelatihan kewirausahaan yang bisa menciptakan kemandirian perekonomian masyarakat setempat.

Sementara di sisi pendidikan, juga harus diiringi dengan kualitas kesehatan yang baik dan sarana prasaran yang memadai.  Sebab, menurut dia, keduanya berkesenambungan sebgaai pondasi kesejahteraan.

Baca Juga:  Tidak Dapat Kepastian, FPTI Sampang Tunda Pelaksanaan Bupati Cup

“Menyangkut kesejhateraan, kita tidak bisa hanya mengandalkan BLT (bantuan lasung tunai) atau bansos lainnya. Pemerintah harus melakukan pemberdayaan seperti pengembangan skill. Semua sektor harus saling terkoordinasi, mulai dari kesehatan, pendidikan,dan lain-lain,” ungkapnya, Kamis (22/2/2024).

Jumlah penduduk Pamekasan tahun 2023

Tlanakan: 66.810

Pademawu: 87.292

Galis: 30.863

Pamekasan: 91.160.

Proppo: 90.976

Palengaan: 85.896

Pegantenan: 76.964

Larangan: 58.916

Pakong: 38.138

Waru: 67.895

Batumarmar: 78.998

Kadur: 50.227

Pasean: 58.702

Jumlah: 882.837

Sumber: DKB Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia semester 2 tahun 2023

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *