Perubahan SOTK Sumenep Dinilai Menghambat Realisasi Kegiatan

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TERDAMPAK: OPD di Sumenep saat ini kebingungan karena semua kegiatan belum dilaksanakan.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) cukup berdampak terhadap kinerja pemerintahan. Terutama mengenai perealisasian program di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Kondisi itu, cukup menghambat pembangunan daerah. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, perubahan SOTK sangat berpengaruh terhadap tugas dan fungsi (tusi) di setiap OPD. Sehingga akan mengakibatkan sejumlah pekerjaan fisik tertunda. Bahkan, akan berpengaruh terhadap percepatan pembangunan di Kota Keris. “Dengan adanya SOTK baru ini, banyak kegiatan terbengkalai. Karena mereka kebingungan mengenai tusinya,” ujarnya.

Pihaknya mendesak, agar setiap OPD memperhatikan deadline pelaksanaan kegiatan fisik. Sebab sesuai kondisi normal, pada bulan Maret-April sudah menggelar kegiatan. Sehingga tidak melabrak ketentuan waktu pelaksanaan program fisik. “OPD harus segera sigap dalam hal menjalankan kegiatan,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat mengakui, adanya SOTK baru berdampak buruk pada realisasi kegiatan fisik. Apalagi, masing-masing OPD sedang bersiap untuk pindah ke tempat yang baru dan tugas baru.

“SOTK baru atau OPD yang dilakukan perampingan sangat berdampak. Selain itu, juga karena adanya pemangkasan anggaran yang mulai saat ini belum jelas,” bebernya.

Akibat perampingan itu, tidak satu pun proyek yang terlelang. Bahkan, Proyek fisik khusus jalan senilai Rp53,6 miliar belum dilelang. “Mau melangkah ke mana, wong OPD saat ini belum ada kejelasan,” tukasnya.

Menurutnya, jika sampai akhir bulan tidak dilelang maka proyek akan molor. Karena itu, rencana pemangkasan anggaran perlu segera dilakukan. Tujuannya agar lelang cepat selesai dan kontra segera ditandatangani. Dengan begitu pengerjaannya cepat selesai. “Kalau tahun sebelumnya, kami melakukan lelang sangat awal. Kalau tahun ini dipastikan molor,” tegasnya.

Reporter: Imam Mahdi

Reporter: Ali Wafa

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.