oleh

Perumda Galakkan Operasi Sambungan Liar

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Trunojoyo Kabupaten Sampang menggalakkan operasi sambungan iIegal (Opsil). Sasarannya semua saluran air pelanggan.

Dalam pelaksanaan Opsil itu, Perumda bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor (Polres) Sampang.

Tujuan Opsil tersebut untuk melakukan penertiban kepada semua pelanggan, sehingga ke depan tidak ada lagi saluran ilegal. Jika melanggar, akan diberi sanksi. Sebab, sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH).

Direktur Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang Dani Darmawan mengatakan, untuk memastikan tidak adanya saluran ilegal, dirinya melakukan pengoperasian. Agar pelanggan itu tertib pada aturan yang berlaku.

Hal itu dilakukan, tegas Dani, lantaran terindikasi masih banyak sambungan ilegal. Bahkan, dia berharap kepada masyarakat bilamana menemukan sambungan ilegal yang merupakan perbuatan oknum, segera dilaporkan ke Kejari, untuk ditindaklanjuti. Jika tetap, sebagai ketegasan akan diberikan sanksi. Seperti, penutupan atau pemutusan saluran.

“Pelanggan ini mengonsumsi air. Jelas akan ada penagihan. Jadi, tidak boleh melakukan sambungan ilegal. Jika itu ada, bisa dilaporkan,” tuturnya, Rabu (24/2/2021).

Selain itu, direktur yang baru menjabat itu menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan APH tidak hanya pada Opsil saja. Tetapi, juga dalam penagihan kepada pelanggan. Sehingga, ketika pelanggan tidak mau membayar, akan dikirimi surat undangan ke Kejari, dengan estimasi waktu satu minggu.

“MoU dengan APH itu juga berlaku dengan penagihan. Artinya, jika tidak mau bayar, penanganannya dilakukan oleh APH,” pungkasnya. (mal/nam/*)

Komentar

News Feed