oleh

Perusahaan Tidak Laporkan Izin Operasional ke Disperindag

Kabarmadura.id/Sumenep-Pada masa wabah Covid-19, seluruh perusahaan yang beroperasi harus mendapatkan izin dari Kementerian Perindustrian. Hal ini terkuak setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Tanjung Odi atau Gudang Garam Sumenep.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Agus Dwi Saputra mengaku tidak ada perusahaan yang melaporkan tentang surat izin tersebut.

“Kalau ke kami sampai saat ini masih belum ada yang melakukan pemberitahuan, mungkin karena sifatnya itu secara nasional, sehingga kami tidak perlu diberikan tembusan,” katanya, Selasa (5/5/2020).

Sehingga pihaknya mengaku juga tidak dapat melakukan pengawasan secara ketat terhadap perusahaan atau BUMN yang tetap beroperasi terutama di ujung timur Pulau Madura ini.

“Mungkin bisa ditanyakan ke Disnaker, karena meskipun dari Kementerian Perindustrian kami tidak tahu dan tidak menerima satu pun surat dari perusahaan yang ada di Sumenep,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep menyampaikan, karena memang izin operasional itu dikeluarkan dari Kementerian Perindustrian maka tidak ada sangkut paut dengan instansinya.

“Ke kami yang memberi tahu hanya satu itu, mestinya ke Disperindag bukan ke sini,” paparnya.

Diketahui, PT Tanjung Odi menyampaikan bukti surat izin operasional yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian. Disampaikan di dalamnya bahwa perusahaan tersebut siap mengikuti ketentuan yang diberlakukan dalam pencegahan Covid-19.

Ketentuan dimaksud misalnya pembatasan jarak karyawan dan siap bertanggung jawab terhadap berbagai kemungkinan. Hal itu terlampir surat edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat pada Masa Covid-19. (ara/pai)

Komentar

News Feed