Peta Sebaran Covid-19 Masih Merah, Disdikbud Putuskan Tidak Selenggarakan PTM

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TERTUNDA LAGI: Pembelajaran tatap muka (PTM) kembali batal untuk diselenggarakan sebab peta sebaran Covid-19 di Pamekasan masih zona merah.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan memutuskan tidak  melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada tahun ajaran 2021/2022. Sebab, pada peta sebaran Covid-19 masih berwarna merah di lingkup Jawa Timur.

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini menyatakan, untuk pelaksanaan PTM pada status PPKM level III diperbolehkan menurut aturan, sebab sudah dinyatakan tidak berisiko tinggi dalam potensi sebaran Covid-19. Namun, pihaknya menegaskan tetap memilih tidak menyelenggarakan PTM sebab peta penyebaran Covid-19 masih berwarna merah.

Bacaan Lainnya

“Level 3 itu boleh melaksanakan PTM dengan syarat mengikuti Surat Kesepakatan Bersama (SKB) 4 Menteri, yang di dalamnya dijelaskan untuk zona merah belum bisa,” paparnya, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut, untuk daerah yang PPKM-nya level 3 yang masih zona merah, PTM-nya bisa bisa dilakukan secara terbatas dengan menghadirkan siswa maksimal 25 persen dari total siswa yang di kelas, untuk zona kuning maksimal 50 persen, sedangkan untuk zona hijau bisa mengikutkan siswa 100  persen dengan protokol kesehatan (protkes) ketat .

“Pamekasan walaupun level 3, masih zona merah, itu masalahnya tidak bisa menyelenggarakan PTM,” ulasnya.

Ia mengaku sudah mengkoordinasikan dengan sekolah di masing-masing tingkatan terkait tidak terselenggaranya PTM. Sebab itu, pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap berlangsung  sebagaimana telah dilakukan sebelumnya.

Selanjutnya, ia akan mengirimkan surat kepada Satgas di masing-masing kecamatan yang warnanya hijau atau kuning pada peta sebaran Covid-19 di tingkat kabupaten agar melakukan PTM.

“Nanti barangkali kami buat diskresi, buat permohonan,  ya mudah-mudahan disetujui oleh Satgas Kabupaten,” tukasnya. (rul/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *