Petani di Sampang Butuh Kepastian Serapan Garam

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENUNGGU: Petani garam di Kabupaten Sampang menunggu kepastian pembelian garam dengan harga normal.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Hingga menjelang akhir tahun 2021, penyerapan garam di Kabupaten Sampang belum jelas. Bahkan tidak ada kepastian penyerapan garam dari  PT. Garam. Padahal, sudah dua tahun PT. Garam tidak melakukan penyerapan garam di Madura. Terakhir, di tahun 2018 lalu. Setelah itu, harga anjlok dan tidak pernah ada penyerapan.

Pantauan Kabar Madura, tambak garam masih banyak yang dikelola oleh petani. Sebab kondisi cuaca menguntungkan bagi petambak. Sayangnya tidak ada penyerapan garam oleh pemerintah melalui PT. Garam. Selama ini, hanya perusahaan swasta yang melakukan penyerapan. Itupun dengan kuota sedikit dan harga yang masih relatif rendah.

Asmuni (47) petani garam mengaku, belum ada penyerapan yang dilakukan PT. Garam. Sebab selama ini, petani masih menunggu kepastian penyerapan dari pemerintah. Terutama mengenai harga garam. Dengan demikian, kerugian yang dirasakan petambak tidak terlalu berat. “Kami masih menunggu dari PT Garam. Sudah dua tahun lebih tidak ada penyerapan. Bahkan sudah tiga tahunan,” kesalnya, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, stok garam di daerah yang identik dengan slogan Kota Bahari cukup banyak. Selain sisa produksi tahun 2020, sisa tahun 2019 masih terbengkalai. Selama itu, PT. Garam tidak melakukan penyerapan sama sekali. “Kami tidak berharap dibeli dengan harga yang mahal, seperti tahun 2018. Tapi setidaknya ada kenaikan. Saat ini bukan hanya harga yang hancur, tapi tidak ada yang membeli selain perusahaan swasta,” paparnya.

Sementara itu, Manager Corporate Communications PT Garam Miftahol Arifin belum bisa memberikan keterangan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak tersambung. Bahkan, upaya konfirmasi melalui via pesan singkat ke nomor WhatSapp (WA) yang biasa digunakan belum juga mendapat respon.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *