oleh

Petani Timun Alami Gagal Panen

Kabarmadura.id/Bangkalan-Musim kemrau yang panjang berkibat buruk kepada petani. Salah satunya dialami oleh petani timun Dusun Kotteh Desa Buluh Bawah Kecamatan Socah Bangkalan alami  penurunan produktivitas di banding masa panen sebelumnya.

Moh Kholil, petani sekaligus salah satu ketua Kelompok Tani (poktan) Sumber Pangan Di Desa Buluh Bawah Dusun  Kotteh mengaku selalu aktif menanam timun di kebun belakang rumahnya  dengan luas lahan panjang 100 meter dan lebar 50 meter persegi. Ia mengaku untuk panen kali ini mengalami penurunan sekitar 50 persen dibanding dengan hasil panen timun pada sebelumnya.

“Saya biasanya kalau panen timun selalu untung walaupun terkadang digunakan untuk kebutuhan hidup dalam sehari hari.  Namun untuk musim kemarau seperti ini saya merasakan kegagalan. Pada musim hujan kemarin saya mendapatkan untung  sangat banyak bahkan mencalai 4 kali lipat dari modal. Tapi untuk panen yang sekarang saya merasakan kegagalan karena hasil dari panen cuma mengembalikan modalnya saja,”. ungkapnya Minggu (1/12/2019).

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kegagalan kali ini.  Padahal, ia selalu berusaha mencukupi kebutuhn air tanamannya. Ia rutin menyiram timun dalam waktu 2 sampai 3  kali dalam setiap minggunya. Namun, boleh jadi karena hama yang menyerang timunnya sehingga menyebbkan buah timun membusuk. Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya pihaknya sudah mempraktekkan saran dari penyuluh, untuk membuat alat yang terbuat dari botol plastik bekas air mineral yang di dalamnya diberi kapas dan bermacam jenis lainnya. Namun, ternyata tidak berhasil sama sekali. (km50/pai)

 

Komentar

News Feed