Petugas Haji Terinfeksi Covid-19 Tidak Diganti, Kemenag Tunggu Keputusan Pusat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) MENUNGGU: Pemberangkatan jamaah haji atau umrah dapat dipastikan setelah ada surat resmi dari pemerintah.

Kabarmadura.id/Sumenep-Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep belum ada rencana untuk mengganti petugas haji yang terinfeksi Covid-19. Untuk diketahui, salah seorang petugas haji masih diisolasi di RSUD dr Moh Anwar Sumenep.

Hal itu disampaikan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Muh. Rifa’i Hasyim. Dari sekitar 642 calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini sebelum ada instruksi dari Kemenag pusat maka tetap didampingi petugas haji tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami menunggu perintah saja karena kalau jamaah persiapannya sudah hampir rampung. Yang terinfeksi kan bagian pendamping, untuk sementara jamaah diberikan imbaun untuk tetap mempersiapkan diri,” katanya kemarin.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada perintah untuk mengganti petugas haji tersebut. Jika nantinya belum sembuh hingga jelang pemberangkatan, maka bisa jadi akan berbeda nantinya.

“Ya dia yang akan mendampingi tadi, kan masih belum ada perintah. Jika tetap positif artinya tidak sembuh, keputusannya tetap dari pusat nantinya,” imbuhnya.

Rifa’i menambahkan, sejauh ini persentase persiapan pemberangkatan jamaah haji sudah 80 persen. Termasuk yang melunasi pembayaran, karena jika terpaksa tidak melakukan pelunasan, maka jamaah yang bersangkutan akan dinyatakan gugur dan bisa melanjutkan di tahun berikutnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep dr. Erliyati menyampaikan, perawatan terhadap 4 pasien, termasuk petugas haji Kemenag yang terinfeksi Covid-19 dilakukan secara maksimal. Tahapan-tahapan perawatan termasuk pendekatan psikologis terutama terhadap keluarga terus dilakukan. Sejauh ini perkembangan pasien semakin membaik.

Namun, untuk memastikan pasien tersebut benar-benar negatif, pihaknya melakukan tes swab untuk yang kedua dan ketiga kalinya. Swab kedua sudah dikirim dan tinggal menunggu hasil tes. Sementara swab ketiga baru diambil. Dia berharap hasil tes  kembali negatif atau sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tes swab berkali-kali untuk memastikan pasien yang sudah dinyatakan terinfeksi Covid-19, mengalami perkembangan kesehatan yang signifikan. Dia juga berharap hasil tes yang sudah dilakukan para pasien kembali negatif atau sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

“Ya, keempat pasien itu saat ini dalam posisi sehat walafiat, tanpa keluhahan. Dan terhadap beliau, kami-kami ini memang menunggu hasil  swab yang kedua dan tadi lagi sudah dilakukan swab yang ketiga. Mudah-mudahan hasil yang kedua itu cepat datang dan negatif, begitu juga yang ketiga nanti juga negatif hasilnya. Sehingga yang bersangkutan bisa keluar dari ruang isolasi,” imbuhnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *