oleh

Petugas IGD RSUD Sampang Dinilai Bertindak Tidak Pantas

Kabarmadura.id/Sampang-Berdasarkan laporan dari masyarakat kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang dinilai kurang baik. Salah satunya, petugas IGD sering terlihat main smartphone di tempat umum

“Masyarakat melapor, petugas di IGD RSUD Sampang sering main handpone di depan pasien, hal itu tidak sepestinya terjadi,” ungkap Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni, Kamis (20/2/2020).

Selain itu, karena IGD merupakan tempat yang sangat sensitif pada masyarakat, maka seharusnya petugas mengerti kondisi untuk buka smartphone. Bahkan jika memang kurang penting untuk buka handphone, petugas diminta untuk tidak memagang handpone di depan pasien.

“Masyarakat pasti akan emosi jika melihat petugas yang main handphone, sehingga hal itu kami harap petugas dapat buka handphone di ruangan yang tertutup, yakni tidak diketahui pasien,” imbuhnya.

Keluhan juga disampaikan AS, salah seorang pasien yang enggan disebut namanya mengaku mengalami pengelaman serupa. Kejadian itu, dia temui saat tiba di rumah sakit pada Kamis (19/2/2020) sekitar pukul 22.25.

Atas kejadian itu, dia berharap petugas IGD lebih ramah dalam memberikan pelayanan pada pesien. Dia juga meminta pada petugas untuk lebih ramah saat ada pasien yang hendak konsultasi terkait hasil laboratorium.

“Petugas diharap lebih ramah untuk memberikan pelayanan, termasuk juga saat ada pasien yang hendak konsultasi terkait hasil laboratorium, karena itu sudah berhak pasien untuk tahu hasilnya,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelayanan Medis RSUD dr. Mohammad Zyn, Khoirul Umami mangatakan, pihaknya akan memberi peringatan pada petugas terkait waktu pelayanan yang memegang handphone saat memberikan pelayanan.

Sebab, hal tersebut memang diakui tidak boleh secara aturan Namun dia mengklaim, tidak semua petugas bermain handphone di depan pasien.

“Kritikan dewan akan saya sampaikan, karena memang petugas tidak boleh memegang handphone jika itu tidak bugitun penting, apalagi di pelayanan yang merupakan pintu masuk rumah sakit,” katanya. (mal/waw)

Komentar

News Feed