Petugas Lapas Kelas IIB Sampang Temukan Sajam di Kamar Napi

(FOTO: KM/Ist) GELEDAH: Petugas Rutan Kelas II B Sampang melakukan pemeriksaan ke semua ruang tahanan.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas llB Sampang, melakukan razia ke seluruh kamar narapidana (napi). Hasilnya, petugas menemukan beberapa senjata tajam (sajam). Seperti pisau, gunting, dan korek. Selain itu, petugas juga menemukan ponsel, alat pembuat rokok, alat cukur serta remi dari dalam kamar napi.

“Banyak barang selundupan yang kami temukan di dalam kamar napi. Sehingga kami mengamankan barang-barang tersebut,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Sampang Gatot Tri Rahardjo melalui Kepala Pengamanan Rutan Fajarisman, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, kegiatan razia dilakukan setiap pekan. Hanya saja, setiap kali dilaksanakan razia masih saja ditemukan barang selundupan di kamar napi. Sedangkan tujuan dilakukannya razia, untuk penertiban sebagai antisipasi dan menjaga kondusifitas para napi yang berada dalam sel tahanan. Dengan demikian, mampu mencegah terjadinya aksi kekerasan.

Bacaan Lainnya

“Kami rutin menggelar razia setiap pekan. Kami juga heran bagaimana barang itu bisa masuk ke dalam sel. Barang-barang seperti ini, terutama sajam harus kami sita agar tidak disalahgunakan. Karena cukup berbahaya,” ucapnya.

Selain untuk menjaga kondusifitas di lingkungan rutan, razia ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyelundupan narkotika. Sebab pihaknya tidak ingin kecolongan dalam hal penyalahgunaan narkoba oleh napi. “Jangan sampai napi ini masuk, karena merasa bebas dalam hal penyalahgunaan narkoba. Makanya kami lakukan razia agar hal tersebut tidak terjadi,” tuturnya.

Fajarisman juga mengaku, sudah memiliki sanksi jika nantinya terdapat napi yang melakukan penyelundupan barang-barang terlarang. Salah satunya, pemindahan sel serta pembinaan. “Tentu kami akan melakukan tindakan tegas agar napi tidak melanggar. Bisa jadi sanksinya berupa shock terapi ataupun pembinaan,” tuturnya.

Dari seluruh barang hasil razia yang telah disita, akan dimusnahkan. Hal itu dilakukan, agar napi tidak melakukan hal serupa. “Kami selalu memberikan imbauan, agar napi tidak melanggar dan itu selalu rutin kami sampaikan,” tegasnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.