oleh

Petugas Puskesmas Tanjung Terinfeksi Covid-19

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Bertambah satu per 19 Mei 2020, jumlah pasien terinfeksi Covid-19 di Pamekasan menjadi 12 orang.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Pamekasan Sigit Priyono mengatakan, tambahan satu itu adalah warga Desa Bandaran, Tlanakan, Pamekasan, berjenis kelamin perempuan usia sekitar 30 tahun.

Pasien Covid-19  ke-12 di Pamekasan ini dikabarkan terinfeksi setelah terbitnya hasil uji swab dari Litbangkes Kemenkes RI pada 19 Mei 2020 sore. Saat ini pasien tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD SMart) Pamekasan.

“Sedang diisolasi dan dirawat intensif di sana, kita berdoa semoga dia baik-baik saja,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, Pasien 12 ke RSUD SMart diantar tim Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan bersama tim dari puskesmas setempat.

Pasien 12 diketahui merupakan petugas di Puskesmas Tanjung asal Desa Bandaran (bukan petugas Puskesmas Tlanakan, red). Dia masih tetangga dari Pasien 11 yang terinfeksi Covid-19 dan meninggal pada 5 Mei lalu. Dia dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

Wanita beinisial LH ini, sebelumnya tidak pernah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), namun hasil pelacakan kontak dekat dengan Pasien 11.

Saat ini, RSUD SMart tengah merawat 8 pasien Covid-19, terdiri dari dua orang terinfeksi Covid-19 dan 6 PDP. Dari semua pasien tersebut, kondisi kesehatannya terbilang stabil, namun ada satu pasien PDP asal Desa Laden yang terbilang cukup berat.

Kondisi pasien tersebut cukup parah lantaran usianya sudah 69 tahun. Dia mengalami sejumlah gejala, salah satunya sesak nafas.

“Semua kondisinya baik dan stabil, cuma ada satu yang agak serius, karena usianya, sekarang masih dirawat intensif,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki mengatakan, saat ini sedang melacak semua orang yang diduga berkontak dengan Pasien 12. Dia berharap orang-orang yang dilacak dapat bekerja sama dengan baik, sehingga bisa membantu tugas tim petugas medis.

“Syukur-syukur kalau mereka mengaku tanpa ditanya, jadi kan sedikit membantu kami dan petugas medis yang lain,” tukasnya. (ali/waw)

Komentar

News Feed