PHE-12 Segera Dipasang di Tengah Laut Kecamatan Sepulu Bangkalan

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID/Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menggelar acara sosialisasi pekerjaan penempatan pantai PHE-12 di lepas pantai Madura, di Pendopo Agung, Kamis (10/9/2020).

Dalam prosesnya, PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas.

Bacaan Lainnya

Acara itu dihadiri langsung oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin, perwakilan PHE WMO Hari Probo, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra serta Forkopimda Bangkalan.

Bupati Bangkalan Ra Latif mengatakan, dengan adanya PHE WMO dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang berada di bagian pesisir pantai.

“Kami berharap PHE WMO nanti juga dapat menyosialisasikan aktivitas ini kepada masyarakat. Sehingga, aktivitas aktifasi kembali ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Ra Latif.

Pihaknya juga mendorong agar PHE WMO dan SKK migas yang akan merealisasikan kembali anjungan lepas pantai PHE-12 agar kembali beroperasi dan menghasilkan pasokan sumber energi berupa minyak dan gas.

Selain itu, Ra latif juga ikut memperhatikan masyarakat pesisir yang memiliki kawasan dan sumber daya alam tersebut baik melalui program CSR atau program lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat setempat.

“Selama ini PHE WMO juga telah memberikan CSR. Namun, yang kami harapkan adanya benefit yang lebih baik bagi Kabupaten Bangkalan dan masyarakat. Sehingga, ada asas saling kebermanfaatan dan masyarakat juga dapat menikmati hasilnya,” pungkasnya.

Perwakilan dari PHE WMO Hari Probo menambahkan, PHE-12 itu akan diletakkan di tengah sekitar 50 KM dari bibir pantai Kecamatan Sepulu.

“Letak PHE-12 sendiri terletak 50 KM dari bibir pantai,” terangnya.

Hari mengatakan pada saat pengerjaan nanti, tentunya akan ada pengamanan lokasi agar nelayan bisa menjaga jarak aman.

“Nanti kami amankan para nelayan agar tidak terlalu mendekati lokasi,” tutupnya. (02km)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *