oleh

Piala Dunia Pengaruhi Pemain Muda Madura United

Kabarmadura.id – Piala Dunia ke-19 pada tahun 2010 sangat bersejarah, lantaran pertama kali dihelat di Benua Afrika, lebih tepatnya di Afrika Selatan. Kala itu, Tim Nasional (Timnas) Spanyol keluar sebagai sang juara setelah menundukkan Timnas Belanda.

Gelaran Piala Dunia 2010 itu sangat berperan besar terhadap pemain Madura United U18 Farhan Abdillah. Awal mula dirinya menyukai sepak bola, tidak terlepas dari menyaksikan even sepak bola terbesar di dunia itu melalui layar kaca.

Saat itu, talenta muda asal Jalan Pajudan Sampang tersebut sedang mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD). Di kala usianya 8 tahun itu, dia mulai tertarik untuk menggeluti dunia sepak bola, hingga memantapkan tekad menjadi pemain profesional.

“Sejak SD, saya sering bermain bola, serta melihat pertandingan di televisi terutama Piala Dunia di Afrika Selatan. Saya mulai termotivasi untuk menjadi pemain profesional dari melihat piala dunia itu,” cerita Farhan kepada Kabar Madura, Senin (20/4/2020) pagi.

Sejak menyukai sepak bola, anak muda kelahiran 28 Januari 2002 tersebut mulai lebih giat berlatih sepak bola, hingga akhirnya dia bisa bergabung dengan Elite Pro Academy (EPA) Madura United.

Perjuangan Farhan belum usai, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sampang itu, harus merelakan waktu bermain. Lantaran, dia mesti langsung bertolak ke Pamekasan dari Sampang untuk berlatih.

Menurutnya, perjuangan lelah perjalanan dari Sampang ke Pamekasan menjadi salah satu usaha menebus mimpinya untuk menjadi pemain profesional.

“Setiap hari, saya pergi jauh-jauh dari Sampang ke Pamekasan untuk latihan bersama tim. Karena menurut saya, sudah menjadi resiko dan kewajiban saya. Saya pun senang menjalaninya setiap hari,” sambungnya.

Lebih lanjut, buah hati dari pasangan Nur Holik dan Eva Mauludiyah ini menjelaskan, dengan bergabung EPA Madura Unite memberikan peluang untuk melaju hingga menapaki kaki di klub profesional.

“Saya merasa beruntung sekali dengan dipilihnya Madura United; bisa belajar berlatih untuk menjadi pemain berpotensi. Saya sangat senang dan bersyukur atas kemampuan yang saya miliki. Semoga bisa menjadi pemain yang dibutuhkan oleh tim profesional kelak,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed