oleh

Pilkada Sumenep Dipastikan Belum Aman dari Covid-19 

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Tujuh hari menjelang pelaksanaan Pilkada Sumenep, kasus Covid-19 di Sumenep  belum benar reda. Kondisi itu, diperkuat dengan adanya masyarakat yang dinyatakan suspek.

Humas Satgas Penanganan Covid-19, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, meskipun status penyebaran Covid-19  saat ini menunjukkan  zona orange, bukan berarti sudah masuk kategori aman.

“Seperti yang sering kami sampaikan, bahwa di Sumenep sendiri masih ada beberapa titik yang statusnya tidak aman, misalnya Kecamatan Talango dan Bluto,” ujarnya, Rabu (2/12/2020).

Wilayah yang masuk kategorikan tidak aman, lanjut Ferdiansyah, adalah Kota Sumenep. Bahkan, tidak ada sebagian pejabat yang saat ini aksesnya dibatasi, meski secara detail pihaknya belum bisa terbuka atau menyebutkan.

Ferdian menambahkan, dalam nuansa pilkada, hanya bisa bekerja seperti biasanya. Yakni, koordinasi dengan tim penyelenggara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep.

“Saya sendiri, saat ini melakukan isolasi mandiri, makanya peran masyarakat menjadi penentu bersihnya Covid-19,”  imbuhnya.

Sedangkan peta angka Covid-19 per 2 Desember, jumlah terinfeksi sebanyak 746 orang, sembuh 681 orang, sedangkan 42 orang meninggal 42, dan suspek 23 orang.

Sementara itu, Ketua KPU Sumenep, A Warits menyampaikan, dalam pelaksanaan pilkada, jika kedapatan pelaksanaan tidak sesuai dengan protokol kesehatan (prokes), akan ditegur langsung.

“Selain kami memang sudah melakukan sosialisasi, banyak yang dilibatkan dalam pengawasannya, termasuk di berbagai tahapan, mulai dari awal hingga saat ini,” paparnya. (ara/ito/waw)

Komentar

News Feed