oleh

Pilkada Sumenep Tidak Memungkinkan Lagi Diikuti Calon Perseorangan

Kabarmadura.id/Sumenep-Calon perseorangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 dimungkinkan tidak ada. Hal itu, diketahui, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep belum menerima satu pun pendaftar. Padahal, masih banyak persyaratan dan tahapan yang harus dilalui.

Komisioner KPU Kabupaten Sumenep Rafiqi Tanzil membenarkan bahwa sampai saat ini belum ada pasangan calon (paslon) yang minta password username Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Hal itu sebagai penanda, karena data pemilih yang dikumpulkan, akan terintegrasi antara Silon dan lembaran lembaran yang dibutuhkan seperti B1 KWK pencalonan, B1.1KWK Pencalonan B2 pencalonan yang dibutuhkan pada calon perseorangan itu bisa diunduh dalam aplikasi Silon.

“Kami melakukan sosialisasi tatap muka sejak 3 Desember hingga 16 Desember pengumuman resmi untuk calon perseorangan. Namun sampai saat ini belum ada yang daftar,” katanya, Senin (6/1/2020).

Pendaftaran calon perseorangan sudah dibuka 16 Desember lalu. Sedangkan penyerahan syaratnya, sampai mulai 19 Desember 2019 hingga 23 Februari 2020.

“Jika sampai saat ini belum daftar, berarti calon perseorangan tidak ada, kecuali nantinya mereka mengkebut persyaratan yang ada,” paparnya.

Dia bernggapan, animo masyarakat untuk mencalonkan calon perseorangan minim. Apalagi, jika dari sekarang tidak diinput di Silon minimal 65.458 KTP elektronik sebagai bukti dukungan, berarti sudah mendekati tidak ada calon perseorangan di tahun 2020.

“Dukungan saat ini mepet, kecuali nanti kerja lembur,” tegasnya.

Sebelumnya, calon perseorangan mendapat waktu yang longgar untuk mengumpulkan dukungan. Mereka bisa mengumpulkan bukti dukungan berupa KTP mulai sekarang. Selanjutnya, administrasi dukungan dan formulir, KTP akan diverifikasi satu per satu.

Berdasar Undang- Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota, yang akan maju melalui jalur perseorangan, syarat minimal dukungan sebanyak 7,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum terakhir.

Untuk Kabupaten Sumenep, DPT terakhir berjumlah 872.764 pemilih. Dengan demikian, 7,5 persen dari jumlah DPT itu sebanyak 65.458 dukungan KTP elektronik. Seluruh dukungan itu harus tersebar paling sedikit di 14 kecamatan di Kabupaten Sumenep. Jika tidak memenuhi itu, maka dianggap tidak memenuhi syarat

Untuk yang akan maju dari jalur perseorangan, langsung ke KPU untuk mendapatkan username dan password Silon. Sebab, beberapa dokumen yang dibutuhkan itu hanya bisa dicetak melalui aplikasi itu.

“Dukungan harus dibuktikan dengan form pernyataan dan foto copy KTP pendukung. Ada empat jenis dokumen yang harus dikumpulkan dalam memenuhi persyaratan bakal calon perseorangan,” tutupnya. (imd/waw)

Komentar

News Feed