oleh

Pilkada Sumenep Usai, Honor PPS Tertahan

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Honor panitia penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020 masih ditangguhkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep. Penangguhan itu lantaran ada beberapa persyaratan yang belum tuntas, salah satunya adalah laporan kinerja.

Ketua KPU Sumenep, A Warits menyampaikan, yang tidak diizinkan cair sampai hari ini adalah gaji atau honor panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat desa. Tapi, kata dia, honor tersebut sudah siap disalurkan jika persyaratan yang diwajibkan sudah selesai.

“Itu sudah ditransfer tapi tidak bisa diambil, karena laporan belum tidak selesai-selesai, sementara gajinya bukan dalam bentuk cash,” kata pria yang sudah menjabat dua periode Ketua KPU Sumenep itu.

Menurut dia, yang menjadi kendala, secara spesifik dia menuturkan, persyaratan yang dimaksud adalah laporan kinerja yang tidak kunjung selesai, baik yang menjadi kewajiban panitia penyelenggara kecamatan (PPK) maupun PPS itu sendiri.

Warits menargetkan, minggu kedua bulan ini, seluruh PPK sudah menyelesaikannya. Sebab, jika tidak maka sampai kapan pun jika persyaratan itu tidak terpenuhi maka dipastikan honor tersebut tidak akan bisa dicairkan. Artinya semua tanggung jawab adalah panitia di bawah yang bisa menentukan.

“Semuanya sudah on proses. Mekanismenya PPS berkewajiban melaporkan dana operasional yang digunakan, PPK juga mempunyai tanggung jawab sendiri melaporkan SPj juga. Salah satunya belum maka berdampak ke pencairan gajinya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu Ketua PPS Afifurrahman menyampaikan, untuk persyaratan pihaknya sudah menyelesaikan, tapi memang untuk gaji terakhirnya masih belum.

“Paling masih proses di PPK, tapi untuk masa-masa saat ini kami memang sangat membutuhkan uang itu. Lagi musim sepi uang soalnya,” tutur dia. (ara/mam)

Komentar

News Feed