oleh

Pilkades Juruan Laok, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kabarmadura.id/Sumenep -Polisi Resort (Polres) Sumenep akhirnya menetapkan dua tersangka dalam  kasus kericuhan berujung perusakan logistik pilkades di Desa Juruan Laok Kecamatan Batuputih. Kericuhan tersebut terjadi pada saat pilkades serentak berlangsung, Kamis (7/11).

Kepala Bagian (Kabag) Humas Polres Sumenap AKP Widiarti menuturkan, dua warga yang ditetapkan tersangka adalah Suroto (31), warga Dusun Langge bersama kawannya Tolak Ahmad (25), warga Dusun Pangangson, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih. Dalam bukti rekaman yang diterimanya, keduanya diketahui masuk ke arena pilkades, kemudian mengobarak-abrik tenda, kursi, serta instrumen pilkades hingga nampak berserakan.

Setelah dilakukan interogasi, kedua tersangka mengakui telah melakukan perusakan peralatan dan kelengkapan logistik pilkades yang mengakibatkan gagalnya pelaksanaan pilkades di Desa Juruan Laok. Keduanya ditangkap atas dasar laporan polisi : LP/190/XI/2019/JATIM/RES SMP, tanggal 7 November 2019, dengan pelapor yakni Ach. Madrofi’e, warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka, di video kericuhan yang tersebar itu sangat jelas kedua orang tersebut melakukan perusakan terhadap alat-alat di sana,” katanya, Minggu (10/11).

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan polsek setempat untuk melakukan pendalaman terhadap kasus kericuhan tersebut. Karena menurutnya, tindakan tersebut jika tidak ditangani secara tegas oleh kepolisian maka akan berbuntut panjang.

Sementara dari kejadian itu, Polres Sumenep mengamankan barang bukti berupa rekaman video, potongan kursi plastik, potongan kursi dan meja kayu, sobekan kertas suara, bilik suara, dan kotak suara.

“Sementara kami fokus mendalami dulu, dan tidak hanya di Juruan Laok, kasus serupa terjadi di lain tempat juga akan ditindak tegas,” pungkasnya. (ara/pai)

 

 

Komentar

News Feed