Pilkades Serentak Masih Sesuai Jadwal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BERHARAP SUKSES: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat memberikan arahan kepada Panlih Kabupaten dalam acara sosialisasi pilkades serentak di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (1/7/2021)  

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) di 74 desa secara serentak pada 20 September mendatang.  Saat ini, tahapan Pilkades tersebut sudah memasuki pendaftaran calon tahap pertama sudah dibuka sejak 29 Juni hingga 8 Juli 2021.

Bupati Pamekasan menekankan pelaksanaan Pilkades serentak harus sukses dengan tiga indikator. Yakni, pilkades berlansung aman dan tertib, taat protokol kesehatan dan pelaksanaan berlangsung lancar.

“Seluruh elemen forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimka) harus memiliki sudut pandang yang sama tentang sukses Pilkades serentak ini. Maka perlu pemahaman yang sama, yang teknis dan praktis di lapangan,” jelas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memimpin sosialisasi pilkades serentak terhadap panitia pemilihan (panlih) kabupaten pada Kamis (1/7/2021) di Madhapa Aghung Ronggosukowati Bupati Pamekasan.

Mas Tamam, panggilan akrabnya menekankan kepada panlih agar betul-betul memahami peraturan tentang Pilkades, termasuk di antaranya Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur mengenai teknis pelaksanaan pilkades serentak. 

Sementara dari sisi pengamanan, Baddrud Tamam meminta agar jajaran tentara nasional Indonesia (TNI) dan polisi untuk bersikap tegas. 

“Karena kalau tidak tegas, naik ke kecamatan, naik ke kabupaten akan menjadi persoalan. Jadi persoalan desa, menjadi persoalan kabupaten,” tegasnya.

Mas Tamam juga tidak segan-segan meminta Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach. Faisol untuk mencari hal baik dari Kabupaten Sumenep yang juga akan menggelar pilkades serentak dan Kabupaten Bangkalan yang telah lebih dulu menggelar pilkades serentak. 

“Selamat bekerja dan ingat kata kunci sukses adalah tiga hal itu.  Baru secara teknis aturan dan perbup itu dilaksanakan,” tutup RBT. (ali/bri)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *