oleh

Pilpres Terjungkal, Gerbong Jokowi Kuasai Dapil Jatim XIV

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Kegagalan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma,ruf Amin di Pulau Madura pada Pemilu 2019, berbanding terbalik dengan perolehan kursi DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan (Dapil) XIV Madura, di mana partai yang masuk gerbong koalisi pengusung Joko Widodo dan Makruf Amin mampu meraup 8 kursi dari 12 kursi yang ada.

Sebut saja Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang berhasil mengantarkan dua kader terbaiknya yakni Aliyadi dan Nurfiriana, Partai NasDem juga mengunci dua kadernya yakni Moh. Nasih Aschal dan Muhammad Ashari, PDI-Perjuangan juga mengaantar satu nama, Mahhud.

Kemudian datang mengendarai Partai Golkar Muhammad Bin Mu’afi Zaini, lengkapi kursi ke 6, M. Musyaffa’ Noer dari PPP juga kembali ikut andil dari gerbong nomor urut 01, dan ditutup oleh PBB yang melenggangkan Mathur Husyairi ke parlemen Jawa Timur dari Madura.

“Memang secara kasat mata, keterhubungan pilpres dan pileg tidak linier, di Pulau Madura, capres 01 kalah telak dari nomor urut 02 (Prabowo-Sandi), namun kenyataannya, partai pendukung 01 mendominasi perolehan suara di dapil Madura untuk DPRD provinsi,” kata Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdus Salam.

Jika dianalisa secara linier, lanjut Surokim, maka harusnya gerbong Partai Gerindra dan PAN mendominasi perolehan suara itu. Sebab, perolehan suara calon presiden yang diusungnya, Prabowo-Sandi di nomor urut 02, berhasil unggul di Madura dengan merup 1.861.220 suara, sedangkan capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf memperoleh 972.554 suara.

Namun di DPRD Jawa Timur, parpol pengusung capres 02 itu, hanya berhasil mengantarkan satu kadernya masing-masing, yakni Abdul Halim dari Partai Gerindra dan Moch Aziz dari PAN. Jadi, jelas Surokim, pemilih Madura lebih condong kepada figur tokoh yang ada.

“Nah ini keunikan yang terjadi di Madura, pemilih cenderung memberikan pilihan pada patron tokoh, bukan partai pendukung calon, jadi bisa dikatakan bahwa kekuatan partai masih dibenamkan oleh tokoh yang ada,” tambahnya.

Sementara pileg untuk DPR RI, kendati Partai Gerindra memperoleh suara terbanyak, namun hanya merebut satu kursi. Dapil Jatim XI (Madura) yang dijatah 8 kursi, 5 di antaranya direbut, PKB, Partai NasDem, PPP, PDI P dan Golkar, kemudian 3 kursi direbut Partai Gerindra, PAN dan Partai Demokrat.

Geopolitik di Madura, kata dosen Ilmu Komunikasi UTM ini,  kadang tidak terbaca oleh akal sehat, karena kontek sosial dan budaya yang ada mampu melumpuhkan semua ekspektasi nalar yang dilakukan oleh masyarakat awam, bahkan lembaga yang bergerak di bidang politik.

“Di Madura ini berubah terbalik, sosial dan budaya Madura ini mampu hempaskan semua teori politik di Indonesia,” tandasnya. (awe/waw)

Kabupaten Capres

Nomor 01

Capres

Nomor 02

Bangkalan 440.129 322.131
Sampang 187.189 570.597
Pamekasan 102.931 531.561
Sumenep 242.305 436.931
Total 972.554 1.861.220

Sumber: model DC1-PPWP KPU Jawa Timur

Perolehan suara partai pemilihan anggota DPR RI Dapi XI (Madura)

No Partai Hasil Suara

se-Madura

Jumlah Kursi
1 PKB 441.559 1
2 Gerindra 492.928 1
3 PDI P 212.113 1
4 Golkar 212.081 1
5 NasDem 434.849 1
6 Garuda 4.942 0
7 Berkarya 13.691 0
8 PKS 63.794 0
9 Perindo 9.861 0
10 PPP 265.174 1
11 PSI 4.691 0
12 PAN 244.660 1
13 Hanura 9.455 0
14 Demokrat 394.714 1
20 PBB 11.592 0

Sumber: model DC1-DPR KPU Jawa Timur

 

PARPOL PEROLEHAN SUARA TERTINGGI

Partai Gerindra: 492.928 suara

Suara Terbanyak: R. Amin Imron 242.436 suara

PKB: 441.559 suara

Suara Terbanyak: Syaifiuddin 142.719 suara.

Partai NasDem: 434.849 suara

Suara Terbanyak: Willy Aditya 190.814 suara

Partai Demokrat: 394.714 suara

Suara Terbanyak: Hasani bin Zuber  172.491 suara.

PPP: 265.174

Suara Terbanyak: Ach Baidowi 226.079 suara

PAN: 244.660

Suara Terbanyak: Slamet Ariyadi: 132. 494

PDIP: 212.113

Suara Terbanyak: Said Abdullah 175.099 suara

Partai Golkar:212.091

Suara Terbanyak: Zainudin Amali sebanyak 121.353 suara

Komentar

News Feed