Pinjaman Dagulir di Sampang Segera Dicairkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) NGENDAP: Penyaluran pinjaman dana bergulir (dagulir) di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang tidak kunjung terlaksana.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Kendati sudah mengajukan permohonan pinjaman dana bergulir (dagulir) di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang sejak bulan April lalu. Hingga saat ini, pinjaman permodalan usaha mikro kecil menengah (UMKM) tidak kunjung disalurkan. Sedikitnya, ada tiga nasabah yang sudah mengajukan pinjaman dagulir.

Bahkan ada tambahan satu orang di bulan September kemarin. Total calon nasabah yang mengajukan dagulir sebanyak empat orang. Hanya saja, semua nasabah belum menerima pencairan dana tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Diskopindag Sampang Suhartini Kiptiati melalui Kasi Pembiayaan Koperasi dan Usaha Mikro Joko, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya, yang menjadi hambatan dalam penyaluran dagulir mengenai proses Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak perbankan. Tetapi saat ini, MoU itu sudah terlaksana. Hanya saja tinggal proses pencairannya. “MoU dengan bank penyalur baru terlaksana akhir September kemarin, saat ini masih proses survei jaminan oleh notaris, kemungkinan dalam waktu dekat sudah bisa disalurkan kepada peminjamnya, khususnya yang tiga orang calon ini,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, pada tahun anggaran berjalan 2021 menyiapkan pinjaman dagulir sebesar Rp400 juta. Dana itu merupakan hasil penarikan dari nasabah pada tahun 2020 sekitar Rp700 juta. Rinciannya, Rp300 juta disetorkan ke kas daerah (kasda) dan Rp400 juta diputar kembali untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Pinjaman ini bertujuan sebagai tambahan modal dalam mengembangkan usaha bagi para pelaku UMKM dan Koperasi. Kami persilahkan masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengajukan pinjaman ini ,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Joko itu menjelaskan, untuk mendapatkan pinjaman dagulir, masyarakat harus mengajukan proposal. Kemudian, dilakukan survei kelayakan oleh dinas dan bank penyalur. Untuk besaran pinjaman, disesuaikan dengan usaha yang dijalankan dan kemampuan pembayarannya.

Sedangkan untuk perorangan, juga bisa mengajukan pinjaman dagulir dengan catatan harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal dua tahun dengan batas maksimal pinjaman Rp150 juta. “Kami sangat selektif dalam menyalurkan pinjaman ini, ada persyaratan dan tahapan yang harus dilalui, tetapi jika tidak ada problem biasanya 15 hari kerja sudah bisa cair,” terangnya.

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *