Pintu Masuk RTH TWB Sampang Seharga Setengah Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) FANTASTIS: Pintu masuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Wiyata Bahari (TWB) Kabupaten Sampang dianggarkan hingga rayusan juta.

KABARMADURA.ID | SAMPANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, kembali menganggarkan fasilitas taman. Tidak tanggung-tanggung, tahun ini pembangunan pintu masuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Wiyata Bahari (TWB) di Jalan Imam Bonjol Sampang dianggarkan setengah miliar. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan front entrance.

Sedangkan sumber anggaran berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) tahun 2021. Data yang dihimpun Kabar Madura, nyaris setiap tahun pemerintah menganggarkan fasilitas taman yang berada di wilayah rawan banjir tersebut.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2020, dilakukan rehabilitasi pagar senilai Rp300 juta, dan peningkatan fungsi berupa lampu hias senilai Rp150 juta. Sedangkan untuk pembangunan front entrance dikerjakan oleh CV. Dua Raka dengan limit kontrak 120 hari kerja.

Kepala DLH Sampang A. Faisol Ansori melalui Kepala Bidang (Kabid) Konsultasi, Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan Imam Irawan membenarkan pembangunan tersebut. Dia mengaku, pembangunan front entrance merupakan salah satu inovasi DLH untuk mengembangkan taman keanekaragaman hayati.

“Kami membangun ini untuk memenuhi struktur ruang taman yang bisa mengakomodasi kebutuhan rekreasi masyarakat sampang,” ujarnya, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, anggaran sebesar Rp500 juta cukup wajar.  Sebab lokasi TWB akan dibangun sebagai taman keanekaragaman hayati. Ditargetkan lokasi itu akan dilengkapi mini zoo dan beberapa flora yang akan dikembangkan. “Sesuai keinginan Bupati H. Slamet Junaidi, di lokasi akan dikembangkan menjadi tempat pertumbuhan ekonomi kreatif. Sehingga TWB dibangun dengan konsep mewah,” tuturnya.

Diakuinya, jika tempat itu mulai ramai pengunjung dan terlihat beberapa PKL yang mulai berjualan. Sehingga kondisi tersebut bisa dikatakan sudah sesuai dengan perencanaan. Hanya saja, perlu dikonsep lebih rapi. Dengan demikian, perlu adanya pengonsepan fasilitas taman untuk terus dikembangkan.

“Karena  lokasi ini ditargetkan bisa memfasilitasi kegiatan ekonomi masyarakat. Kami berharap pembangunan ini didukung semua pihak,” imbuhnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *