PJU Rawan Hilang, Dishub Bangkalan Pasrah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SEPI: Salah Satu warga saat berada di pinggir Jalan Raya Socah, Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN, SOCAH -Penerangan jalan umum (PJU) diketahui banyak yang rusak dan mati. Kondisi itu  membuat banyak pengendara tidak nyaman. Sehingga beberapa titik jalan cenderung rawan kecelakaan serta menjadi titik black spot atau daerah gelap.

Berdasarkan laporan warga dan pengendara Syukron Maulidi, menuturkan ada banyak titik black spot di jalan Bangkalan. Seperti di ring road, Bancaran, Socah, dan Labang. Sehingga kondisi itu membuat rawan kecelakaan.

Bacaan Lainnya

”Ini memang tidak diperbaiki apa sengaja dibiarkan, karena di sini sudah lama banyak yang mati,” ulasnya.

Syukron juga menyayangkan, kadang ada PJU yang baru dipasang, kemudian hanya bertahan selama sekitar lima hari. Tidak diketahui apa motifnya, apakah memang kualitas lampu rusak, atau memang ada yang mengambilnya.

”Seharusnya ini kan juga dicarikan solusinya jika memang ada yang mencurinya,” paparnya.

Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Rusdi Zayn menyampaikan, pemeliharaan PJU sudah rutin dilakukan. Menurutnya ada dua faktor PJU sering mati maupun rusak.

”Sebagian besar PJU adalah bekas pemasangan beberapa tahun lalu, dan memang kualitasnya kurang bagus,” ulasnya.

Selain itu, faktor cuaca juga menjadi alasan PJU jadi lebih cepat rusak. Sebab, komponen yang lama itu tidak bisa melindungi jaringan dari air hujan. Sehingga lampunya mudah mati. Sedangkan untuk yang menggunakan panel surya, sering hilang dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

”Kami sering kehilangan aki untuk PJU yang menggunakan panel surya, sampai saat ini belum ditemukan pelakunya,” sebutnya.

Rusdi menyebutkan pelaku biasanya menyamar menjadi teknisi untuk pura-pura memperbaiki. Tetapi faktanya mereka mencuri akinya. Sehingga jika tanpa aki tersebut PJU tidak bisa menyala.

”Kami hanya menitipkan ke warga di sekitarnya. Dan meminta agar saling dijaga, tapi faktanya tetap saja rawan hilang,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *