PKB Sumenep Tentukan Nama Ketua DPRD Jelang Pelantikan

  • Whatsapp
KH IMAM HASYIM: Ketua DPC PKB Sumenep

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dewan Pengurus Daerah (DPC) PKB Sumenep masih menunggu hasil fit and propertest atau uji kelayakan tiga calon ketua DPRD Sumenep dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Sehingga, sampai saat ini masih menjadi teka-teki, siapakah yang akan memimpin parlemen Sumenep selama lima tahun ke depan.

Meski DPC PKB Sumenep belum membocorkan siapa pimpinan DPRD dari tiga nama yang direkomendasikan ke DPP PKB, namun tidak lama lagi pimpinan DPRD Sumenep selama lima tahun ke depan akan diketahui.

Terbukti, sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim, bahwa pihaknya bersama tiga nama yang direkomendasi ikut uji kelayakan di DPP PKB, diundang ke DPW PKB Jawa Timur dalam rangka kegiatan sekaligus memberitahu siapa yang ditunjuk menjadi pimpinan DPRD oleh DPP PKB.

“Untuk capim (calon pimpinan, red) DPRD Sumenep yang tiga orang, ini sudah ada instruksi dari DPW PKB bahwa capim pada hari Kamis tanggal 15 besok (15/8/2019), diundang ke DPW,” katanya.

Tidak hanya tiga capim DPRD Sumenep itu yang diundang DPW PKB, namun tiga calon ketua Fraksi PKB, termasuk ketua dan sekretaris DPC PKB Sumenep.

“Jadi, diundangnya itu dalam rangka ada kegiatan di DPW PKB Jawa Timur. Sekaligus penentuan siapa yang ditunjuk jadi pimpinan DPRD dan ketua fraksi PKB,” ungkap mantan ketua DPRD Sumenep itu.

Dipastikan Imam, sebelum pelantikan anggota DPRD Sumenep yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2019, nama pimpinan DPRD Sumenep untuk periode 2019-2024 sudah akan diketahui.

Oleh karenanya, lanjutnya, karena pimpinan DPRD Sumenep sudah ada sebelum pelantikan, maka DPRD Sumenep dimungkinkan tidak akan memakai pimpinan sementara, melaikan langsung dipimpin oleh pimpinan DPRD yang definitif.

“Sebelum pelantikan tanggal 21 Agustus, pimpinan DPRD sudah ada sehingga tidak perlu pimpinan sementara di parlemen Sumenep. Sudah ada kesepakatan, Insya Allah untuk pimpinan sementara tidak ada, karena langsung dijabat ketua DPRD yang defimitif sehingga bisa langsung jalan,” paparnya.

Mengenai tiga nama calon pimpinan DPRD sebagaimana yang diusulkan DPC PKB Sumenep, Imam enggan membocorkannya. Ia hanya berharap, jatuh kepada orang yang mampu.

“Mudah-mudahan jatuh kepada orang yang mampu mengemban parlemen. Belum ada bocoran dari DPP siapa yang akan menjadi ketua DPRD Sumenep. Itu hak prerogatif ketua DPP PKB yang dianggap potensial dari tigana nama itu, yang tahu DPP. Tapi bagi saya, ketiga nama itu mampu semua. Kalau tidak mampu, tidak saya rekomendasi untuk ikut uji kelayakan,” terangnya.

Disinggung apakah pimpinan DPRD akan jatuh kepada orang yang sudah cukup lama duduk di parlemen, Imam mengaku tidak tentu, karena pengalaman tidak bisa menjamin tentang kemampuan seseorang.

“Artinya begini, salah satu dari yang tiga itu, Insya Allah diberi kemampuan, bukan soal lama atau pengalamannya, tapi dilihat dari segi kapabilitas, elektabikitas, faktor kemampuannya. Sebab saya anggap, tiga nama yang kami ajukan ke DPP itu punya kemampuan,” pungkasnya. (ong/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *