PKL Arek Lancor Ditenggat Pindah sebelum Hari H MTQ

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) BANDEL: Area monumen arek lancor masih kerap ditempati PKL meski berkali-kali dilarang.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Meski sudah berkali-kali diingatkan untuk tidak beroperasi di area Monumen Arek Lancor, pedagang kaki lima (PKL) masih kerap mengundang keramaian di sana. Terlebih saat malam hari, wahana bermain anak kerap beroperasi di pintu masuk taman Arek Lancor.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Kusairi mengaku telah memperingati para PKL berulang-ulang. Namun, mereka tetap membandel. Sementara untuk menertibkan paksa, pihaknya tidak sampai hati. Karena itu merupakan mata pencaharian mereka.

“Apalagi di masa pandemi ini. Kami paham. Tapi ini kan aturan. Harus dipatuhi,” ucapnya.

Pihaknya sudah menjelaskan kepada para PKL, bahwa terdapat 14 titik yang diperbolehkan untuk tempat PKL beroperasi. Namun, mereka tetap menempati lokasi-lokasi yang dilarang. Kusairi berharap, lokasi pusat jajanan serba ada (pujasera) di Jalan Kesehatan bisa segera diresmikan, agar PKL bisa terpusat di sana.

“Karena tergantung pandemi ini juga, kalau cepat berakhir, kemungkinan bisa segera ditempati itu,” sambung Kusairi.

Kendati begitu, Kusairi menegaskan, jika para PKL itu tetap beroperasi hingga pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jatim ke XXIX, maka akan ditertibkan. Sebab, pada saat pelaksanaan MTQ nanti, Pamekasan harus terlihat bersih dan asri.

“Nanti kalau sudah hadi H akan kami terbitkan jika tetap bandel,” tegas Kusairi.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pamekasan Abdul Fata belum bisa dikonfirmasi terkait jadwal peresmian pujasera di Jalan Kesehatan. Berdasar pantauan Kabar Madura, lokasi pujasera di eks rumah sakit daerah itu sudah selesai dibangun dan siap ditempati PKL.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *