PKS Buka Peluang Ajak PAN Gabung Fraksinya

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Pembentukan koalisi di fraksi mulai dibicarakan masing-masing partai yang berhasil mendudukkan kadernya di kursi legislatif.

Salah satunya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pamekasan. Partai yang sebelumnya masuk dalam fraksi PAN Sejahtera itu, tetap memberi ruang kepada rekan seperjuangnnya itu.

Sebagaimana diketahui, pada Pemilu 2014 lalu, PKS hanya memiliki 3 kursi di DPRD Pamekasan, sehingga tidak cukup membentuk satu fraksi. Fraksi PAN kemudian memberi ruang kepada PKS untuk bergabung. Padahal, saat itu PAN memiliki 4 kursi, jumlah yang cukup untuk membentuk fraksi.

Kini, di hasil Pemilu 2019, PKS membalik keadaan, karena berhasil mendudukkan lima kadernya di legislatif. Sementara, PAN hanya memperoleh dua kursi. Sehingga, Partai Amanat Nasional (PAN) harus memperoleh rekan untuk membentuk satu fraksi. Sebab, minmal harus memiliki empat kursi.

Menurut Pengurus PKS Pamekasan Harun Suyitno, partainya tetap menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik lain.

Namun, lanjut Harun, PKS juga berharap menjadi fraksi mandiri (tanpa diboncengi kader partai lain). Tujuannya, agar lebih bermanfaat untuk masyarakat dan dengan mudah menelurkan 2 program utamanya di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

“Kami tidak menutup pintu, siapa tahu ada kemungkinan untuk bergabung kepada Fraksi PKS, masalah nama nanti bisa dikomunikasikan,” tuturnya.

Anggota DPRD dari PKS itu menambahkan, program prioritas PKS itu, adalah akan selalu memberikan perhatian dan perlindungan terhadap harga tembakau dan garam.

Misinya, perlindungan itu akan lebih sepisifik dibanding perda tata niaga tembakau. Dari segi harga garamnya, akan dikawal dengan maksimal.

Yang kedua adalah perlindungan kesejahteraan tenaga honorer kontrak. PKS menginginkan, mereka memiliki kesejahteraan yang setara dengan yang berstatus PNS. Sebab, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka, sama dengan yang PNS.

“Akan dibentuk perdanya, yang merupakan pintu masuk untuk mensejahterakan kehidupan guru honorer,” tegas Harun.

Namun, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Pamekasan sepertinya masih bimbang untuk kembali bergabung dengan PKS dalam satu fraksi.

Sebagaimana dikatakan Ketua DPD PAN Pamekasan Heru Budi Prayitno, partainya tidak akan bergabung dalam satu fraksi kembali dengan partai yang sudah pernah satu fraksi. Ada kemunkinan dengan PBB, Partai Golkar, Partai Nasdem atau Partai Perindo.

“Jadi sekarang tidak akan berkoalisi dengan partai yang suaranya samalah dengan PAN, tidak akan berkoaisi dengan partai yang sudah satu fraksi,” ungkapnya.

Namun karena PKS  membuka peluang untuk bergabung, jelas Heru, PAN akan menjajaki pola komunikasi yang akan yang dicapai

“Tapi nantilah, bergantung dengan pembiacaraannya, tetapi pembicaraan secara detail belum kami lakukan,” jelasnya. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *