Plt Bupati Bangkalan: Banyak PR Menanti Kades Usai Dilantik

News139 views

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Sebanyak 146 kepala desa (kades) terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Bangkalan, resmi dilantik sebagai kepala desa definitif untuk periode 2023-2029. Pelantikan digelar di gedung Rato Ebuh Bangkalan. Plt. Bupati Bangkalan Mohni melantik langsung para petinggi desa tersebut pada Senin (29/5/2023).

Pada pelantikan tersebut, Mohni juga mengingatkan bahwa kades yang baru dilantik sudah menghadapi berbagai persoalan yang ada di desanya masing-masing. Sehingga, kades terpilih harus langsung bekerja agar dan bisa mempelajari tugas pokok dan fungsi sebagai pucuk pimpinan desa. Selain itu, segera berkoordinasi dengan badan permusyawaratan desa (BPD).

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Setelah dilantik, pulang ke desa, sudah banyak PR yang harus dibereskan, mulai dari ekonomi maupun sosial. Maka dari itu, kami meminta kades terpilih langsung koordinasi dengan BPD sebagai mitra kerja di pemerintahan desa, supaya roda pemerintahan desa berjalan baik,” kata Mohni saat menyampaikan sambutannya..

Baca Juga:  Hanya Segelintir BUMDes di Sumenep Peroleh BKK Jatim

Menurut dia, jabatan kades tidak hanya sebagai pimpinan di pemerintahan desa, namun harus mengayomi warganya dalam segala hal. Kata Mohni, kades dan aparatur desa harus tanggap atas kondisi yang terjadi.

“Seperti data kependudukan, sebagai aparatur desa, kades harus tahu data kemiskinan di desanya. Jika warganya mengalami kesulitan, kades harus hadir mencarikan solusi,” ujar dia.

Mohni berharap, kades yang baru dilantik ini dapat memberikan kemajuan terhadap desanya masing-masing. Karena dana desa (DD) yang digelontorkan hingga miliaran rupiah harus digunakan sesuai kebutuhan desa. Tidak hanya itu, dirinya meminta supaya kades terpilih harus bisa merangkul semua masyarakat yang ada di desanya.

Baca Juga:  Apresiasi Polres OTT Oknum Wartawan Pemeras Kades, PWI Pamekasan: Tidak Ada Istilah Cabut Aduan!

“Prioritas dana desa disesuaikan dengan kebutuhan untuk menuju desa yang maju dan mandiri, waktu pilkades yang beda pilihan harus dirangkul dan kompak demi kemajuan desa, ” tandas Mohni.

Pewarta: Moh. Imron

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *