PMI Asal Sampang yang Mudik Diprediksi Sampai Enam Ribu Lebih

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KARANTINA: Ratusan PMI setelah tiba di daerah masing-masing harus tetap jalani isolasi hingga  tiga hari.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Sebanyak lima orang pekerja migran Indonesia (PMI) masih menjalani isolasi di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya, Minggu (9/5/2021). Mereka dikarantina setelah hasil tes swab menyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Mereka gagal dijemput keluarganya karena harus menjalani isolasi dalam beberapa hari ke depan. Tes swab itu mereka jalani setiba di Indonesia, tepatnya di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.

Bacaan Lainnya

Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sampang, Agus Mulyadi membenarkan hal itu, namun pihaknya mengaku tidak mengetahui perkembangan terbaru.

“Selanjutnya akan kami pantau. Jika dinilai berbahaya di Sampang, kami akan melakukan pencegahan secepatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP dan Naker Sampang, Agus sumarso mengatakan, jumlah PMI diprediksi akan mencapai 6 ribu lebih. Proyeksi itu berdasarkan beberapa sampel kasus terkait jumlah PMI se-Jawa Timur.

“Jumlahnya akan terus meningkat. Penjemputan akan dilakukan hingga lima hari pasca Idul Fitri nanti. Selanjutnya, kami akan mengkalkulasi jumlahnya. Sampai sekarang sudah 555 PMI yang sudah dijemput,” ungkapnya.

Pada 4 Mei lalu, dari 534 PMI asal Jawa timur yang datang, 135 PMI di antaranya dari Sampang, atau 20 persennya. Sedangkan di Jawa timur diprediksi bakal ada 30 ribu PMI. Maka Agus memprediksi, 20 persen PMI asal Sampang akan datang atau sekitar  6 ribu orang.

“Kami akan terus melakukan penjemputan. Untuk sementara jadwal penjemputan hingga pasca Idul Fitri. Bisa saja jadwal ditambah jika PMI terus bertambah,” katanya.

Sedangkan kedatangan PMI di Bangkalan tercatat sudah ada 472 orang. Mereka juga menjalani karantina yang ditempatkan di gedung Balai Diklat dan di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangkalan selama tiga hari.

“Sampai hari ini (9/5/2021) ada 472 PMI yang datang dari negara tetangga. Yang didominasi oleh warga Bangkalan bagian pantura. selama pemulangan PMI sudah menerapkan protokol kesehatan dan sudah menjalani karantina di Surabaya selama 2 hari,” tegas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sudiyo, Minggu (9/5/2021).

Dari semua PMI yang datang, tidak ada satu orang pun terinfeksi Covid-19. Hingga kemarin (9/5/2021), masih 54 orang yang menjalani karantina.

Sedangkan, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Ariek Moein mengaku, kepulangan PMI juga difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

Dalam hal ini, Dishub Bangkalan menyediakan armada penjemputan. Armada tersebut akan disiapkan hingga hari raya Idul Fitri.

“Penjemputan PMI ini difasilitasi oleh masing-masing daerah, kalau di Bangkalan, kami yang menyediakan dengan menyediakan armada yang sudah ada,” tegasnya. (ron/man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *