oleh

Pogpags Mampu Kendalikan Motor lewat Ponsel

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Pogpags merupakan paguyuban orang-orang kreatif. Di dalamnya terdapat orang-orang berpikiran unik yang ditransformasi menjadi sebuah karya berbasis teknologi dan berdaya saing.

Pada mulanya, komunitas ini dibentuk oleh sekelompok mahasiswa yang pada saat itu hanya berasal dari Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, namun kemudian merambah dengan rekrutmen anggota ke perguruan tinggi lainnya.

Komunitas ini didirikan tanpa sengaja, nama Pogpags merupakan serapan dari bahasa Madura yang artinya cekcok. Kemudian mulai diseriusi pada tahun 2016 dengan mengumpulkan orang-orang yang ahli di bidang teknologi.

Dari tangan-tangan usil mereka, Pogpags mampu menarik perhatian publik. Diantara yang pernah Pogpags ciptakan yaitu robot yang bisa bergerak sesuai keinginan penciptanya.

Tidak hanya robot, Pogpags juga menciptakan sebuah aplikasi yang bisa mengontrol kendaraan bermotor menggunakan smartphone. Mulai dari menghidupkan hingga mematikan motor bisa menggunakan aplikasi.Bahkan, menghidupkan lampu dan klakson juga bisa dikendalikan menggunakan smartphone.

Pogpags juga pernah menciptakan sebuah tongkat tunanetra yang berguna bagi setiap orang mengalami keterbatasan penglihatan. Dengan gunakan tongkat tersebut, jika terdapat jurang atau batu, secara otomatis tongkat tersebut akan berbunyi dan akan mengirimkan getaran pada tangan yang memegang tongkat tersebut.

Selain itu, juga menciptakan tong sampah ajaib. Kecanggihan tong sampah ini yaitu bisa buka sendiri saat terdapat tangan berada di atasnya. Tong sampah ini menggunakan kecanggihan sensor yang bisa mendeteksi setiap tangan yang berada di atasnya.

Selain itu, Pogpags juga menciptakan hardware antimaling, hardware ini berfungsi untuk para peternak sapi yang khawatir sapinya dicuri orang. Kecanggihan hardware ini menggunakan sensor dan jika terdeteksi ada orang tidak dikenal mendekat maka hardware ini otomatis akan menelepon nomor pemilik yang sebelumnya dicantumkan dalam koding.

Di antara karyanya yang paling prestisius yaitu kontrol kendaraan menggunakan internet. Jadi kendaraan bisa dikontrol dari jauh, bahkan tanpa batasan jarak. Selama masih terdapat koneksi internet maka program ini bisa berfungsi. Termasuk mendeteksi siapapun yang bermaksud mencurinya.

Kini, Pogpags tengah fokus mengembangkan edukasi kepada siswa sekolah menengah dengan memberikan bimbingan kepada para siswa agar bisa berkarya seperti mereka. Setiap tahun, Pogpags menggelar kompetisi robotika bagi anak SMA se-Madura. Siswa-siswa kreatif mereka wadahi agar bisa semakin berkembang. Selain itu Pogpags juga rutin menggelar pameran robotic setiap tahunnya. Mereka sebut itu dengan Expo Robotik.(ali/bri)

 

Komentar

News Feed